Tampilkan postingan dengan label Office. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Office. Tampilkan semua postingan

22 Maret 2017

Sistematika Penulisan Skripsi STAI Diponegoro

A.       Ukuran Pengetikan
1.      Ukuran Kertas
Naskah skripsi diketik di atas kertas jenis HVS putih ukuran A4 (21,0 cm x 29,7 cm), dengan berat minimal 70 gram. Jika diperlukan bisa menggunakan kertas khusus seperti kertas milimeter untuk grafik, kertas kalkir untuk bagan/gambar dan sejenisnya yang melebihi ukuran kertas dimungkinkan dengan catatan khusus kertas tersebut dilipat sesuai ukuran naskah.
2.      Sampul
Sampul skripsi pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diponegoro Tulungagung dibuat dari karton tebal bewarna hijau muda dengan tulisan dan gambar diatasnya berwarna emas
3.      Margin
Batas pengetikan (margin) skripsi pada STAI Diponegoro Tulungagung adalah sebagai berikut :
a.    Margin kiri        :     4 cm
b.    Margin atas       :     3,5 cm
c.    Margin kanan    :     3 cm
d.    Margin bawah   :     3 cm (lihat lampiran)
Untuk kertas khusus menyesuaikan dengan kebutuhan.
4.      Huruf
Skripsi hendaknya diketik dengan menggunakan komputer program windows dengan jenis huruf (font) Times New Roman. Sementara itu untuk pengetikan arab digunakan jenis huruf Traditional Arabic. Ukuran huruf yang digunakan untuk abstrak, naskah skripsi, lampiran, daftar kepustakaan adalah ukuran 12 untuk Times New Roman dan 16 untuk Traditional Arabic. Sementara pada catatan kaki, indeks ukuran 10 untuk Times New Roman dan 12 untuk Traditional Arabic. Penggunaan komputer program non windows menyesuaikan dengan huruf dan ukuran yang semirip mungkin.
Pengetikan skripsi sering dijumpai huruf normal, miring, tebal dan garis bawah. Kaidah pengetikan yang digunakan adalah sebagai berikut :
a.       Normal untuk teks induk, abstrak, kata-kata kunci, tabel, gambar, bagan, catatan, lampiran.
b.      Miring untuk kata -kata asing atau belum lazim; judul buku, jurnal, majalah dan surat kabar dalam teks utama, catatan kaki dan daftar kepustakaan.
c.       Tebal untuk judul bab, subbab dan bagian penting dari suatu contoh.
d.      Garis bawah tidak boleh dipergunakan kecuali dalam hal-hal yang amat khusus. Pada teks yang diketik dengan mesin ketik, huruf miring diganti dengan garis bawah.
5.      Spasi
Jarak antar baris (spasi) pengetikan naskah dengan 2 spasi (ganda). Pengetikan judul tabel, gambar, bagan yang lebih dari satu baris dengan 1 spasi (tunggal). Daftar kepustakaan diketik dengan 1 spasi (tunggal), sedangkan jarak pengetikan antara dua sumber kepustakaan dengan 2 spasi (ganda). (lihat lampiran 16)
Jarak antara judul bab dengan awal naskah adalah 4 spasi, jarak antara akhir naskah dengan judul subbab adalah 3 spasi dan jarak antara judul subbab dengan naskah berikutnya adalah 2 spasi. (lihat lampiran 16)
6.      Paragraf
Pengetikan alinea baru dimulai 1,27 cm dari batas kiri pengetikan. Batas kiri pengetikan adalah 4 cm pada naskah suatu bab atau lurus dengan huruf depan dan judul subbab pada naskah suatu subbab.

Sesudah tanda baca titik, koma, titik dua dan titik koma hendaknya diberi satu ketukan kosong. Sebuah paragraf hendaknya tidak dimulai pada bagian halaman yang hanya memuat kurang dari tiga baris.

B.       Pengetikan Naskah
1.         Bab, subbab dan anak subbab
Nomor dan nama bab ditempatkan di tengah margin atas. Nomor bab ditulis dengan angka Romawi (I, II. III dst), sedangkan nama bab ditulis dengan huruf kapital dengan jarak 2 spasi. nomor dan nama subbab serta anak subbab ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama setiap kata selain kata sandang. Nomor unit subbab ditulis dengan abjad huruf kapital (A, B, C dst), sedangkan nomor urut anak subbab dengan angka Arab (1, 2, 3 dst). Apabila dimungkinkan masih a da pemenggalan dalam anak subbab, maka hanya huruf pertama yang ditulis kapital, sementara penomoran secara bergantian antara abjad dan angka Arab dengan tanda tutup kurung tanpa titik. (lihat lampiran 16)
2.         Penomoran
Nomor halaman bagian awal skripsi ditulis dengan menggunakan huruf Romawi kecil (i, ii, iii, dst) ditempatkan dibagian tengah margin bawah berjarak 1 cm dari naskah. Sedangkan nomor halaman bagian inti skripsi ditulis dengan angka Arab dan ditempatkan ditepi kanan margin atas berjarak 1,5 cm di atas naskah utama, kecuali halaman pertama setiap bab nomornya ditempatkan dibagian tengah margin bawah berjarak 1 cm dibawah naskah utama.
3.      Huruf Miring
Huruf miring digunakan untuk judul buku, nama terbitan berkala atau nama publikasi lainnya dalam catatan kaki dan daftar pustaka! Huruf miring juga digunakan untuk istilah, kosakata, kalimat dan transliterasi bahasa asing atau bahasa daerah. Huruf miring dapat diganti dengan pemberian garis di bawah huruf yang harus dimiringkan, akan tetapi keduanya tidak boleh dikombinasikan.
4.      Penyajian tabel
Fungsi tabel adalah menolong karangan, menerangkan data dengan efisien. Tabel harus dapat berfungsi sendiri tanpa memerlukan tambahan keterangan dari naskah.
Penyajian tabel sedapat mungkin dalam satu halaman atau disambung pada halaman berikutnya, namun jika ini terpaksa maka pada halaman berikutnya jangan lupa diulangi lagi judul tabel dan keterangan pada kolom-kolom.
Tulisan, nomor dan nama tabel ditempatkan berurutan di atas tabel pinggir kiri dengan jarak 1 spasi dengan tabel. Nomor tabel dibuat angka Arab, dalam urutan untuk seluruh bab dan dalam satu urutan tersendiri untuk lampiran. Nama tabel ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf awal semua kata selain kata sandang. Jika nama tabel lebih dari satu baris, baris kedua dan selanjutnya ditulis sejajar dengan huruf awal judul dengan jarak 1 spasi. Nama tabel tidak diakhiri dengan titik, jarak antara naskah sebelum tabel 2 spasi dan sesudah tabel 3 spasi.
5.      Penyajian gambar
Pengertian gambar di sini meliputi foto, grafik, diagram, skema, peta, bagan dan sejenisnya. Gambar dapat menyajikan data dalam bentuk -bentuk visual yang mudah dipahami. Gambar tidak harus dimaksudkan untuk membangun deskripsi, tetapi dimaksudkan untuk menekankan hubungan tertentu yang signifikan. Tulisan, nomor dan nama gambar ditempatkan dibawah kiri dengan jarak 1 spasi dengan gambar. Cara penulisan judul gambar sama dengan penulisan judul tabel.

C.       Notasi Ilmiah
1.         Penulisan kutipan
a.         Kutipan Langsung
Kutipan yang kurang dari 40 kata ditulis diantara dua tanda kutip ("...") sebagai bagian yang terpadu dalam teks yang utama. Jika didalam kutipan terdapat tanda kutip, maka digunakan tanda kutip tunggal ('...'). Contoh :
1)        Gymnastiar menyamakan janji dengan sumpah, yang dalam uraiannya diterangkan bahwa "sumpah itu adalah hutang yang akan terbawa sampai mati. Janji-janji yang dikhianati akan menjadi beban berat yang akan dipikul di dunia ini maupun kelak di akhirat".
2)        Dalam pengertian Etika Islam, jujur adalah "sikap mental yang mampu memberi dorongan" kuat untuk 'beramal sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya', baik dalam ucapan maupun perbuatan".
Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului, ditulis 1,27 cm dari garis tepi kiri dan diketik dengan 1 spasi. Jika dalam kutipan terdapat paragraf baru, maka garis barunya juga dimulai 1,27 cm dari tepi kiri garis kutipan.
Dalam kutipan langsung jika terdapat kata -kata yang dibuang, maka kata -kata yang dibuang diganti dengan tiga titik (...). Dan apabila ada kalimat yang dibuang, maka pengganti dari kalimat tersebut adalah dengan empat titik (....)
b.        Kutipan Tidak langsung
Kutipan yang disebut secara tak langsung atau dikemukakan dengan bahasa sendiri oleh penulis, maka ditulis tanpa tanda. kutip dan terpadu dalam teks.

2.         Cara Mengutip
Penulisan nama penulis sebuah kutipan dalam teks dilakukan dengan menggunakan nama akhir penulis, jika ada dua penulis dilakukan dengan cara menyebut nama akhir kedua penulis tersebut. Jika penulisnya lebih dari dua orang, penulisan dilakukan dengan cara menulis nama pertama dari penulis terseout diikuti dengan dkk. Jika nama penulis tidak disebutkan yang dicantumkan dalam kutipan adalah nama lembaga yang menerbitkan, nama dokumen yang diterbitkan atau nama koran. Untuk karya terjemahan dilakukan dengan cara menyebutkan nama penulis aslinya.
Dalam menulis kutipan dikenal tiga macam cara mengutip, yaitu kutipan didalam teks ( in note), kutipan dibawah teks atau catatan kaki ( foot note) dan kutipan setelah teks berakhir (end note).
a.       Kutipan didalam teks (in note)
Penulisan kutipan didalam teks dapat dilakukan dengan mencantumkan nama pengarang terpadu dengan teks diikuti tahun penerbitan dan nomor halaman. Selain itu juga dapat menuliskan nama penulis bersamaan dengan tahun penerbitan dan nomor halaman. Contoh: (Burhanudin, 2003:45)
b.      Kutipan dibawah teks atau catatan kaki (foot note)
Penulisan nomor catatan kaki adalah menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dst) yang diketik 0,5 spasi diujung kalimat yang dikutip setelah tanda baca. Jika sebuah kalimat memiliki lebih dari satu kutipan, maka tanda catatan kaki ditempatkan sebelum tanda baca. Setiap bab memiliki catatan kaki dengan nomor unit tersendiri. Catatan kaki diberi nomor sesuai dengan nomor kutipan, dalam tiap bab dimulai dengan nomor 1 (satu).
Catatan kaki ditulis pada bagian bawah teks berjarak 1 spasi dibatasi dengan garis sepanjang 5 cm dari batas margin kiri. Dalam catatan kaki harus dicantumkan nama pengarang, judul, nomor jilid, nama penerbit, tempat dan tahun penerbitan serta halaman -halaman yang dikutip atau yang berkenaan dengan teks.
Tata urut penulisan catatan kaki pada dasarnya sama, namun terkadang akan berubah jika sumber yang dikutip tidak lengkap atau jenisnya bukan buku terbitan. Berikut contoh penulisan catatan kaki untuk:
1.      Buku
Tata urutan penulisan catatan kaki dari buku adalah nomor catatan kaki (diketik 0,5 spasi), nama lengkap pengarang tanpa gelar dan jangan dibalik (koma), judul termasuk anak judul diketik miring atau digaris bawah (titik), nama kota tempat terbit (titik d ua), nama perusahaan/ penerbit (koma), tahun terbit (koma), nomor halaman (titik).
Contoh: 1Jalaluddin Rahmat, Islam Alternatif. Bandung: Mizan, 1991, 21.
Untuk buku dengan pengarang dua atau tiga orang dituliskan nama seluruhnya, jika lebih dari tiga orang hanya dituliskan nama pengarang pertama dengan menambahkan kata dkk. (dan kawan-kawan) dibelakangnya. Buku yang berisi kumpulan karangan, ditulis nama editor dengan menambahkan "(ed)1' jika editornya satu dan "(eds)" jika editornya lebih dari satu. Untuk buku yang terdiri dari beberapa jilid, dicantumkan nomor jilidnya setelah judul.
Untuk buku terjemahan tetap menggunakan nama pengarang asli, diikuti nama penerjemah di belakang judul dan nomor jilid jika ada. Untuk buku yang tidak memiliki tempat terbit, nama penerbit dan tahun penerbit dicantumkan tt. (tanpa tahun), tpn (tanpa penerbit) dan tkp (tanpa kota penerbit), jurnal, Majalah dan Koran (Surat Kabar).
Tata urutan penulisan catatan kaki dari buku adalah nomor catatan kaki (diketik 0,5 spasi), nama pengarang (jika ada) ditulis seperti catatan kaki pada buku (koma), judul karangan termasuk anak judul diketik diantara tanda kutip (koma), nama Jurnal diketik miring atau digaris bawah (koma), nomor Jurnal dengan angka Romawi kalau ada (titik), tanggal (jika ada), bulan dan tahun penerbitan (koma), serta nomor halaman (titik).
Contoh: 2Mastuhu, Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren "Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren", Dinamika, XII. 2| September 2003, 45.
Untuk kutipan dari maj alah dan koran Surat kabar) sama dengan urutan pada jurnal karangan ilmiah yang tidak diterbitkan. Karangan ilmiah dimaksud bisa berupa Sripsi, tesis, disertasi, makalah materi seminar, penataran dan lokakarya.
Urutan penulisan catatan kaki untuk kutipan dari skripsi, tesis dan disertasi adalah setelah nomor catatan kaki nama penulis (koma), judul karangan diketik miring atau garis bawah titik), diikuti dengan pernyataan karangan tersebut tidak diterbitkan (koma), nama kota perguruan tinggi (titik dua), nama fakultas/jurusan serta perguruan tinggi (koma), tahun penyusunan (koma) dan nomor halaman (titik).
Contoh: 3Ahmad Farid Nawawi, Fenomena Pelajaran Terminal . Tidak diterbitkan, Tulungagung: Tarbiyah STAIN Tulungagung, 2004, 69. i makalah adalah setelah nomor catatan kaki koma), judul makalah diketik miring atau garis diikuti dengan pernyataan penggunaan makalah tersebut (koma), nama pertemuan (koma), lembaga penyelenggara (koma), kota tempat penyelenggaraan (titik dua), tanggal, bulan dan tahun pelaksanaan (titik)
2.      Internet
Nama penulis, judul artikel atau karangan, nama jurnal (jika dari jurnal) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), volume dan nomor jurnal, tahun pembuatan serta diakhiri dengan alamat sumber dan kapan diakses diantara tanda kurung. Contoh: 4Albert Frum Brief, Cobtextually Based Learning and Education (Online) IX 23, 2O05, http: / /www.yahoo.com (23 Oktober 20O5)

25 Mei 2015

STRATEGI PENELUSURAN ILMIAH ONLINE (TRIK PRAKTIS MENGUNAKAN GOOGLE)

 (TRIK PRAKTIS MENGUNAKAN GOOGLE)

A.    Definition Searching: Mencari definisi;
B.    Site Searching: Mencari pada situs tertentu;
C.    Filetype Searching: Mencari tipe file tertentu (DOC, PDF, PPT, PPTX, XLS, dsb.)
D.    URL Searching: Mencari pada URL
E.    Title Searching: Mencari judul web tertentu;
F.    Mencari Frase (gabungan kata).
G.    Menggunakan Boolean Logic (AND, OR, NOT)


A. Mencari Definisi
  1. Google menyediakan fasilitas untuk mencari definisi dari konsep atau istilah tertentu
  2. Sintaks yang digunakan adalah: Ketik “define” diikuti dengan SPASI, kemudian istilah, kata atau konsep yang ingin kita cari definisinya
  3. Contoh: define sufism (jika kita ingin mencari definisi tentang sufism

B. Mencari Pada Situs/Host Tertentu
  1. Untuk mencari dokumen pada situs tertentu ketikkan query diikuti dengan: site:nama-situs;
  2. Contoh: Mencari dokumen  yang mengandung frase “partai politik Islam” di situs www.kompas.com, query: “partai politik islam” site:www.kompas.com
  3. Contoh: mencari dokumen hanya dari situs .ac.id, query: Istilah carian site:ac.id


C. Mencari Format File Tertentu
  1. Mencari dokumen dalam format file tertentu (DOC, RTF, PDF, XLS, PPT, dsb.), ketikkan query diikuti dengan: filetype:tipe file yang dicari;
  2. Contoh: Mencari dokumen yang mengandung istilah “sejarah pondok pesantren di Indonesia” dalam format PDF, query: “sejarah pondok pesantren di Indonesia” filetype:pdf.
  3. Maka Google akan menampilkan hasil di layar dengan memberi tanda PDF di sebelah kiri temuan.

D. URL Searching
  1. Mencari kata yang muncul pada URL (Uniform Resource Locator). Kata pada URL biasanya menggambarkan isi sebuah situs atau halaman web;
  2. Cara: ketik: inurl:kata/istilah atau allinurl:kata/istilah (lebih dari satu kata)
  3. Contoh: inurl:psikologi atau allinurl:psikologi pendidikan islam

E. Title Searching
  1. Mencari halaman web yang di dalam judulnya mengandung kata atau istilah tertentu (judul yang dimaksud adalah kata yang muncul atau tampil di title bar browser)
  2. Caranya: ketik intitle: kata/istilah atau allintitle: kata/istilah (lebih dari satu kata)
  3. Contoh: intitle: pidana atau allintitle:hukum pidana islam

F. Mencari Frase
  1. Yaitu mencari dokumen yang mengandung frase atau gabungan kata dengan urutan persis seperti yang dimaksud.
  2. Fungsi: Membatasi penelusuran
  3. Cara: Masukkan query dalam tanda kutip atau quote (“ … “)
  4. Contoh: Anda ingin mencari dokumen yang mengandung frase: “Sejarah Hukum Islam di Indonesia”, maka pada form query, Anda ketik: “Sejarah Hukum Islam di Indonesia”.

G. Boolean Logic
     1. AND
  • AND (irisan) berarti mencari dokumen yang mengandung istilah-istilah yang digabungkan tersebut;
  • Google secara otomatis menganggap istilah yang dipisahkan dengan SPASI berarti menggunakan operator AND. Sehingga Anda tidak perlu lagi menuliskan kata AND untuk membatasi carian;
  • Contoh: Anda ingin mencari dokumen yang mengandung kata fatwa, majelis, ulama, Indonesia, bunga, bank, maka Anda cukup mengetikkan kempat kata tersebut di form, urutan bebas.
  • Semakin banyak kata yang dimasukkan, maka penelusuran akan semakin sempit.

       2. OR
  • OR (gabungan) berarti mencari dokumen yang mengandung salah satu dari istilah yang digabungkan atau mengandung semua istilah tersebut;
  • Contoh: query “Bunga Bank” OR Riba berarti mencari dokumen yang mengandung kata/istilah “Bunga Bank” atau “Riba” atau yang mengandung kedua kata/istilah tersebut;
  • Operator OR dapat digunakan beberapa kali dalam satu carian: pendidikan OR pengajaran OR bimbingan OR education OR training OR Course

       3. NOT
  • NOT (pengecualian): Berarti mencari dokumen yang ada istilah tertentu tetapi tidak ada istilah lain yang dikecualikan.
  • Google menggunakan tanda minus (-) untuk mengecualikan istilah yang tidak dicari. Jangan lupa untuk memberi spasi sebelum tanda minus, dan tanpa spasi setelah tanda minus.
  • Contoh: Anda mencari dokumen yang mengandung kata “Partai” dan kata “politik” tetapi tidak menagndung kata “Islam”, maka ketikkan: Partai Politik -Islam

25 Maret 2014

Hardware dan Software

Hardware

Hardware adalah unsur penyusun computer yang dapat kita sentuh karena merupakan peralatan yang berupa fisik yaitu alat elektronik & mekanik.
HARDWARE : Peralatan pisik dari komputer itu sendiri. Peralatan yang secara pisik dapat dilihat, dipegang, ataupun dipindahkan.

Jenis Hardware

Input : Proses memasukan data ke dalam proses komputer melalui alat input (input device)
Processing : Proses pengolahan data dengan alat pemroses (processing device) yang berupa proses menghitung,membandingkan, mengklasifikasikan,mengurutkan, mengendalikan, atau mencari di storage
Output : Proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data dengan menggunakan alat output (output device), yaitu berupa informasi

Contoh Macam2 hardware

Motherboard

Pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.

Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak. merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan

Hardisk
merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan

RAM
Fungsi RAM ( Random Access Memory)

Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.


VGA (Video Grafik Adapter)

Software adalah unsur penyusun computer yang tidak dapat kita sentuh karena berupa perintah untuk mengatur computer.


SOFTWARE : suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun berbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sistem Operasi adalah software yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.
Program Aplikasi adalah software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan masalah
Vga itu mengubah sinyal digital dari komputerdan di tampilka secara grafik di layer monitor kita …vga juga alat yang berguna untuk memproses semua data khususnay Image dan Video….VGA juga memilki Chipset dan Ram sendiri sehingga tidak mengambil dari ram utama…semakin besar ram yang di VGA semakin bagus Image dan Video yang di tampilkan oleh computer ke layer monitor....

2. SOFTWARE

Software adalah unsur penyusun computer yang tidak dapat kita sentuh karena berupa perintah untuk mengatur computer.
SOFTWARE : suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun berbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sistem Operasi adalah software yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.
Program Aplikasi adalah software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan masalah

3. BRAINWARE

Brainware adalah unsur dimana yang berasal dari akal manusia. Maksudnya, bila tidak ada manusia computer tidak bisa digunakan.
BRAINWARE : orang-orang yang bekerja secara langsung dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu, ataupun orang-orang yang tidak bekerja secara langsung menggunakan komputer, tetapi menerima hasil kerja dari komputer yang berbentuk laporan .
System Analyst : orang yang bertugas mempelajari, menganalisa, merancang dan membentuk suatu system / prosedur pengolahan data secara elektronik berdasarkan aplikasi yang dipesan oleh pemakai jasa komputer.
Programmer : yang bertugas di dalam data processing programming berdasarkan program spesialisasi
Operator : yang bertugas mempersiapkan komputer utk memproses suatu program mulai dari menghidupkan komputer, menjalankan komputer (mengoperasikan program-program komputer / aplikasi komputer)

PERIPHERAL

Periferal merupakan semua peralatan yang terhubung dengan komputer
Berdasarkan kegunaannya
1. Periferal utama (main peripheral) yaitu peralatan yang harus ada dalam mengoperasikan komputer. Contoh periferal utama yaitu: monitor, keyboard dan mouse.
2. Periferal pendukung (auxillary peripheral) yaitu peralatan yang tidak mesti ada dalam mengoperasikan komputer tetapi diperlukan untuk kegiatan tertentu. Contohnya yaitu: printer, scanner, modem, web cam dan lain-lain

Berdasarkan proses kerjanya dalam mendukung pengoperasian komputer
1. Perangkat masukan (input), adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Perangkat tersebut antara lain keyboard, mouse, scanner, digitizer, kamera digital, microphone, dan periferal lainnya
2. Perangkat keluaran (output), adalah peralatan yang kita gunakan untuk menampilkan hasil pengolahan data atau perintah yang dilakukan oleh komputer. Perangkat tersebut antara lain monitor, printer, plotter, speaker, dan lain lainnya

Untuk menghubungkan perangkat input dan perangkat output ke komputer dengan menghubungkan dengan kabel ke port yang ada di komputer. Berikut ini gambar port-port yang ada di komputer untuk menghubungkan ke konektor periferal.
1. Port PS/2
2. Port USB
3. Port Serial
4. Port Paralel