22 Januari 2013

Past Perfect


Kita menggunakan Past Pefect (simple) tense untuk menunjukkan suatu tindakan di masa lalu berkaitan dengan tindakan lain sebelumnya di masa lalu.
Penggunaan :
1. menceritakan sebuah tindakan yang sudah selesai sebelum tindakan lain di masa lalu
2. kalimat pengandaian (Conditional Sentence) Type III
If + subject + Past perfect + would have + verb III
If we had known the answer, we would have told you
Seandainya kami telah tahu jawabannya, kami akan telah mengatakan padamu (kenyataanya kami sudah tidak tahu jawabannya)
3. kalimat tak langsung (reported speech)
Ann: I have searched all the rooms.
George: Ann said she had searched all the rooms.
George : Ann mengatakan bahwa dia sudah mencari semua kamar
untuk pembahasan selengkapnya tentang reported speech dalam berbagai tenses disini
Rumus Past Perfect Tense :
Positif (+)
Subject + had + verb III + (past participle) + object
Negatif (-)
Subject + had + not + verb III + object
Tanya (?)
Had + subject + verb III + object ?
Contoh - Past Perfect tense :
They had been here before 1945 (+)
- mereka telah berada disini sebelum tahun 1945
They had not been here before 1945 (-)
- mereka belum berada disini sebelum tahun 1945
Had they been here before 1945 ? (?)
- apakah mereka telah berada disini sebelum 1945 ?
She had gone to Amsterdam when I called her (+)
- dia telah pergi ke Amsterdam ketika aku meneleponnya
She had not gone to Amsterdam when I called her (-)
- dia belum pergi ke Amsterdam ketika aku meneleponnya
Had she gone to Amsterdam when you called her ?
- apakah dia telah pergi ke Amsterdam ketika kamu meneleponnya ?
Keterangan waktu (Adverb of time) yang umum digunakan dalam past Perfect tense ini :
after, before, already, as soon as, just, yet, until, till, by the time that.
past Perfect tense juga digunakan untuk ungkapan seperti : "I wish", "as if/though" and "if only".
I wish I hadn't gone there.
aku berharap aku tidak pernah pergi kesana
Jono looked as if he had done something terrible.
Jono tampak seolah-olah ia telah melakukan sesuatu yang mengerikan
Berikut latihan Past Perfect tense bahasa inggris. Jika mengalami kesulitan dalam arti kata gunakan kamus bahasa inggris online :
Latihan I : terjemahkan kalimat ini kedalam bahasa inggris
1.Rumah itu sangat sunyi ketika saya tiba. Semua orang sudah pergi tidur.
2.Saya merasa sangat lelah ketika saya pulang, jadi saya langsung pergi tidur
3.Saya tidak lapar, saya baru saja makan siang.
4.To tidak bearada di rumah ketika saya tiba. Dia baru saja keluar

Past Continuous


Past Continuous Tense mengungkapkan tindakan di masa lalu yang sedang berlangsung. tindakan kadang dapat juga disela oleh sesuatu. bentuk tenses bahasa inggris ini disebut juga Past Progressive Tense
Penggunaan :
1. Tindakan yang sedang berlangsung
2. kegiatan sela yang sedang berlangsung
[Past Continuous] + When + [Past Simple]
3. kegiatan yang sedang berlangsung pada waktu yang sama di masa lalu
4. Pertanyaan bersyarat / sopan
Misalnya : I was wondering if you could carry my bag.
Rumus
Positif (+)
Subject + to be (was/were) + verb-ing + object
Negatif (-)
Subject + was/were + not + verb-ing + object
Tanya (?)
- was/were + subject + verb-ing + object ?
Contoh - Past Continuous tense :
He was sleeping when I came (+)
- Dia sedang tidur ketika saya datang
He was not sleeping when I came (-)
- Dia tidak sedang tidur ketika saya datang
Was he sleeping when I came ?
- apakah dia sedang tidur ketika saya datang ?
I was working all night yesterday(+)
- saya sedang bekerja sepanjang malam kemarin
I was not working all night yesterday (-)
- Saya tidak sedang bekerja sepanjang malam kemarin
were you working all night yesterday ?
- Apakah kamu sedang bekerja sepanjang malam kemarin ?
Berikut latihan Past continuous tense bahasa inggris. Jika mengalami kesulitan dalam arti kata gunakan kamus bahasa inggris online :
Latihan : terjemahkan kalimat ini kedalam bahasa inggris
1. Rudi sedang belajar semalam ketika neneknya menelponnya.
2. Rendi dan Yani sedang membersihkan kamarnya ketika bibinya datang kemarin.
3, Saya sedang menyiapkan makanan untuk Rafa ketika tukang post datang tadi pagi.
4. Mereka sedang bermain sepak bola ketika kepala sekolah datang ke kelas mereka minggu lalu.
5. Ibu sedang memasak ketika telpon berbunyi jam 8 tadi pagi.

Past Tense

Simple past Tense digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang telah terjadi pada waktu tertentu di masa lalu. kejadian bisa pendek atau panjang. Berarti juga bisa menjadi beberapa kejadian terjadi satu demi persatu. Secara umum, Ada dua fakta penting yang perlu diingat dalam tenses bahasa inggris ini :
- kata kerja tak beraturan (Irregular Verbs)
- kalimat negatif dan pertanyaan tidak seperti kalimat positif tetapi mempertahankan bentuk dasar kata kerja
Penggunaan
1. Peristiwa di masa lalu yang telah selesai (misalnya : I went to school)
2. Situasi di masa lalu (they lived a normal life until they won a lottery)
3. Serangkaian tindakan di masa lalu
Rumus
Positif (+)
- Subject + to be (was/were) + complement
- Subject + verb 2 + object
Negatif (-)
- Subject + to be (was/were) + not + complement
- Subject + did not + verb 1 + object
Tanya (?)
- Did + subject + verb 1 + object ?
Contoh Simple Past tense:
He was a businessman in 1999 (+)
- dia adalah seorang pebisnis pada tahun 1999
I sell these motorcycles in Surabaya(+)
- saya menjual sepeda motor ini di Surabaya
She did not visit me yesterday (-)
- dia tidak mengunjungiku kemarin
My parents were not home this afternoon(-)
- orang tua ku tidak ada di rumah siang ini
Did you play football yesterday ? (?)
- Apakah kamu bermain sepakbola kemarin ?
Keterangan waktu (adverb of time) yang umum digunakan dalam simple past tense :
Yesterday (kemarin, the other day (lain hari), just now (sekarang), the day before yesterday (sehari sebelum kemarin), etc
Berikut latihan simple past tense bahasa inggris. Jika mengalami kesulitan dalam arti kata gunakan kamus bahasa inggris online :
Latihan : Terjemahkan kalimat ini kedalam bahasa inggris !
1.Kami menjual sepeda motor kami kemarin
2.Apakah kamu pergi ke luar tadi malam ?
3.Dia tidak datang ke pesta itu minggu lalu
4.Apakah kamu tidur nyenyak tadi malam ?
5.Kami menjual rumah kami di Surabaya tahun lalu.
6.Manajer pemasaran tersebut melakukan penelitian minggu lalu.
7.Apakah perusahaan anda menjual kursi tahun lalu ? Ya.
8.Kapan anda menjalankan usaha anda di Surabaya ? tahun lalu
9.Siapa yang membuat kue itu kemarin ? ibu saya.
10.Apa yang jatuh di jalan kemarin ? Tas saya.

Present Perfect Continuous

Present Perfect Continuous mengungkapkan tindakan yang telah dimulai di masa lalu dan sekarang masih berlanjut. Tenses bahasa inggris ini juga digunakan untuk menceritakan kejadian yang dimulai dimasa lalu dan baru saja selesai.
Penggunaan
1. tindakan yang telah dimulai dimasa lalu dan masih berlanjut sekarang
2. tindakan yang baru saja berhenti
Rumus :
Positif (+)
Subject + has / have + been + verb-ing
Negatif (-)
Subject + has / have + not + been + verb-ing
Tanya (?)
Has/have + subject + been + verb-ing ?
Contoh :
I have been watching TV for two hours (+)
He has been playing football since elementary school (+)
Marina has not been learning english for two years (-)
Have you been reading a book for an hour ? (?)
Keterangan waktu (adverb of time) yang digunakan,
"for" dan "since" merupakan keterangan waktu yang sangat umum digunakan dalam Present

Present Perfect Tense

Bentuk Present Perfect tense dalam tenses bahasa inggris digunakan untuk suatu tindakan sederhana yang masih berlangsung atau yang baru sajar berhenti, tetapi memiliki pengaruh hingga masa kini. Menempatkan penekanan pada hasil.
Penggunaan :
1. tindakan yang terjadi pada waktu yang tidak pasti sebelum saat ini
2. tindakan di masa lalu dan memiliki pengaruh di masa sekarang
3. tindakan yang dimulai di masa lalu dan masih berlanjut di masa sekarang
Rumus :
Positif (+)
Subject + has / have + been + object
Subject + has / have + verb III + object
Negatif (-)
Subject + has / have + not + been + object
Subject +has / have + not + verb III + object
Tanya (?)
Have / has + Subject + verb III + object
Have / has + subject + been + object
Contoh :
I have been at home for a month (+)
Mr. Handoko has not eaten the sate already (-)
Has Mr. Imam been here since 06.00 ? (?)
Untuk membentuk kalimat Present Perfect (simple) tense kita perlu mengetahui tentang :
1. kata kerja (verb) "have" ( kata kerja bantu / auxiiliary verb)
- Bentuk tunggal,
I have
You have
He / she / it has
- Bentuk jamak,
We have
You have
They have
2. past participle (been / verb III)
Contoh :
Talk = talked (regular)
Go = gone (irregular)


20 Januari 2013

Meluapkan Amarah Memperpanjang Umur


Tak perlu ragu meluapkan rasa marah dan emosi negatif karena tindakan tersebut menyehatkan, bahkan memperpanjang umur sampai dua tahun. Demikian kesimpulan sebuah studi terbaru yang dilakukan di Jerman.

Adalah Marcus Mund dan Kristin Mitte dari Universitas Jena di Jerman yang menyebutkan bahwa emosi meluap dan sifat mudah marah yang dimiliki orang-orang di Italia dan Spanyol menyebabkan mereka berusia dua tahun lebih lama dibandingkan orang Inggris yang cenderung kalem dan tenang.

Mereka menemukan bahwa memendam emosi dan menahan diri untuk mengekspresikannya bisa berakibat buruk bagi fisik dan kesehatan mental.

Setelah menganalisa lebih dari 6000 pasien, Mund dan Mitte menemukan bahwa orang yang menginternalisasi kecemasan mereka cenderung lebih menderita. Semakin lama, hal itu akan meningkatkan tekanan darah dan membuat mereka beresiko terkena penyakit mulai dari sakit jantung, kanker, gangguan ginjal, dan lain sebagainya.

Penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal Health Psychologies juga mengungkapkan orang yang termasuk dalam kelompok "repressor" lebih beresiko tinggi terkena penyakit.

"Orang yang termasuk 'repressor' dibedakan lewat cara mereka untuk menyembunyikan rasa takut dan juga lewat perilaku defensif mereka," kata Mund.

Orang yang tergolong "repressor" biasanya suka menghindari risiko dan mencari cara untuk mengendalikan diri dan lingkungannya. "Misalnya ketika diberi tugas yang membuat stres mereka memiliki detak jantung dan denyut nadi lebih tinggi dibanding non-repressor serta menunjukkan tanda lain stres dan kecemasan," katanya.

Kendati begitu bersikap tenang dan terkendali bukanlah hal buruk. Penelitian juga menunjukkan bahwa meski kelompok "repressor" lebih beresiko terkena penyakit, namun mereka bisa pulih lebih cepat dari penyakitnya karena mereka lebih disiplin dan lebih termotivasi untuk beradaptasi dengan gaya hidunya.

"Karena mereka memerlukan kendali, orang yang termasuk repressor sangat disiplin," kata Mund.

Mengapa Tertawa Bikin Anda Lebih Sehat?

Orang tertawa karena mendengar atau melihat sesuatu yang lucu. Efeknya, orang tersebut bisa terhibur bahkan merasa bahagia. Dari sisi kesehatan, tertawa itu menyehatkan. Menurut penelitian, tertawa dapat meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan harapan hidup serta mengurangi rasa sakit.

Ketika seseorang tertawa, tubuh akan melepaskan neurontransmitter dan hormon yang dapat mengurangi hormon penyebab stres yakni kortisol dan adrnealin. Pada gilirannya, pelepasan ini membantu menurunkan tekanan darah. Saat tertawa, otot-otot seperti otot perut, wajah, kaki, dan punggung ikut bergerak. Selain itu, tertawa juga membuat paru-paru lebih berkembang sehingga lebih mudah bernapas.

Dampak positif dari tertawa ini memberi dorongan bagi sistem kardiovaskular tubuh. Pembuluh darah lancar karena tertawa menyebabkan darah lancar mengalir. Tertawa juga menyeimbangkan otak kanan dan kiri saat menanggapi sebuah lelucon.

Jantung sehat

Jika Anda ingin mengurangi risiko masalah penyakit jantung, cobalah dengan menonton film lucu. Rekomendasi penelitian dari Universitas Maryland menyarankan, tertawa sekitar 15 menit karena film dapat melancarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah.Menonton acara yang membuat Anda bisa tertawa sekitar 40 menit setelah makan dapat membatasi kenaikan kadar glukosa darah. Para peneliti percaya jika Anda tertawa, emosi positif akan muncul yang mempengaruhi sistem endokrin pada tubuh.

Tertawa juga membuat usia lebih lama. Sebuah studi terhadap 500 orang lebih yang berusia 95 tahun keatas menemukan, kepribadian yang santai, optimis, dan menikmati saat tertawa akan berumur lebih panjang. Namun, para peneliti belum mengetahui secara pasti dimana letak kaitannya.

"Ketika kami meneliti kepribadian 243 orang yang berusia lebih dari 100 tahun, kami menemukan kualitas yang mencerminkan sikap positif memandang kehidupan," kata Dr. Nir Barzilai dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat.

"Sebagian besar dari mereka hidup dengan rasa optimis besar dan santai. Mereka menganggap tertawa adalah bagian penting dalam hidup," jelasnya.
Sumber :

Manfaat di Balik Rasa Bosan Bekerja

Anda sering bosan di kantor? Tidak perlu khawatir, ada hal baik yang Anda bisa peroleh dari kebosanan Anda. Sebuah studi baru mengatakan bahwa bosan di kantor dapat memicu kreativitas karena kebosanan akan memberikan waktu pada orang untuk bermimpi atau berkhayal.
Studi ini melibatkan 80 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk menyalin nomor dari buku telepon selama 15 menit. Setelah mereka menyelesaikan tugas yang membosankan itu, mereka diminta untuk menunjukkan penggunaan berbeda dengan sepasang cangkir dari styrofoam. Peserta yang sebelumnya diberi tugas menyalin nomor telepon ternyata lebih kreatif  daripada kelompok yang tidak diberi tugas tadi.
Percobaan selanjutnya, masih melibatkan dua kelompok, yang pertama diminta untuk menyalin nomor telepon dan lainnya hanya membaca nomor telepon dari buku telepon. Hasilnya, kelompok yang hanya membaca lebih kreatif dibandingkan yang menyalin.
Ini menunjukkan bahwa semakin membosankan dan pasif suatu aktivitas, seperti hanya membaca dan mendengarkan dalam rapat, justru akan menyediakan kesempatan untuk bermimpi atau berkhayal, yang membuat kreativitas Anda meningkat. Demikian kesimpulan studi yang dipublikasikan dalam pertemuan  British Psychological Society di Inggris ini.
“Kebosanan saat bekerja tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dihilangkan, namun bisa menjadi sesuatu yang bisa kita manfaatkan untuk memicu kreativitas kita,” kata penulis studi ini Sandi Mann, dari University of Central Lancashire, Inggris, dalam rilis berita.
“Selanjutnya, kami masih ingin mengetahui implikasi praktikal dari hasil penemuan ini,” ujar Mann. “Apakah orang yang bosan di kantor akan lebih kreatif dibandingkan orang yang bekerja di tempat lain seperti di rumah dan menulis novel?”



Sumber :
Healthday News

Mau Lebih Kreatif? Tinggalkan "Gadget" Anda!

Ada cara mudah untuk meningkatkan kreativitas otak Anda. Menurut sebuah penelitian, bepergian tanpa ditemani telepon seluler, komputer jinjing, atau gadget dapat membantu meningkatkan kreativitas.

Backpacking selama empat hari tanpa membawa gadget atau perangkat berteknologi tinggi lainnya ternyata mampu meningkatkan kemampuan orang dalam memecahkan masalah kreatif hingga 50 persen. Ini adalah kesimpulan dari pemantauan terhadap 30 orang pria dan 26 orang wanita (rata-rata berusia 28) yang berpartisipasi dalam Outward Bound.

Ini adalah ekspedisi kepemimpinan bagi kaum muda dan orang dewasa di seluruh Alaska, Colorado, dan Maine. Dalam penelitian ini, para relawan diminta untuk mendaki sebuah gunung dengan sebelumnya 24 orang dari mereka diberikan tes pemecahan masalah kreatif. Kemudian, empat hari setelah pendakian, diberikan tes yang sama kepada 32 orang sisanya.

Tes yang dikenal sebagai Remote Associates Test ini umumnya digunakan untuk menilai kreativitas dengan mengukur bagaimana orang mengasosiasikan kata-kata yang berbeda. Sebagai contoh, para peneliti meminta para pendaki untuk mengidentifikasi sebuah kata yang berhubungan dengan kacang-kacangan, golf, dan iri hati.

Sebelum pendakian dimulai, peserta menjawab dengan benar rata-rata 4 dari 10 pertanyaan. Mereka yang diberikan tes setelah empat hari mendaki menjawab dengan benar 6 dari 10 pertanyaan. Meskipun hanya bertambah 2 jawaban yang benar, tetapi peningkatan 50 persen ini berarti dan signifikan secara statistik. "Ini bukan efek yang kecil," kata penulis studi David Strayer, seorang profesor psikologi di University of Utah.

Efek baik dari alam untuk pikiran manusia telah diketahui dari generasi ke generasi, seperti yang ditulis oleh Henry David Thoreau. Thoreau menghabiskan dua tahun hidup di perdesaan dan penelitiannya diterbitkan pada 1854. Strayer mengatakan bahwa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa paparan alam mampu memperbarui fungsi otak dasar seperti tingkat konsentrasi, sedangkan studi yang saat ini dilakukan adalah pengukuran pertama dari pengaruh alam pada pemecahan masalah kreatif.

"Alam tampaknya menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk membuat pikiran seseorang tenang dan meningkatkan pemikiran kreatif dengan menyingkirkan kekhawatiran," kata Strayer.

Studi yang dimuat di jurnal PLoS ONE ini menganalisis bahwa rangsangan dari pohon, sungai, burung, dan angin yang lebih lembut daripada suara gemuruh dari klakson mobil, ponsel, dan perlengkapan lain dari kehidupan modern mengakibatkan orang menjadi lebih tenang dan mampu meningkatkan kreativitas.

Benjamin Baird, seorang mahasiswa pascasarjana di University of California Santa Barbara yang telah meneliti efek dari gangguan pada kreativitas, setuju akan kesimpulan penelitian ini.

"Penelitian ini baik, kuat, sebuah pekerjaan menarik dan menghasilkan penemuan yang sangat menarik pula. Tetapi, penelitian ini membutuhkan beberapa tindak lanjut untuk mewujudkan potensi penuhnya," kata Baird, yang tidak terlibat dalam penelitian ini. Alam, katanya, mungkin saja tidak memiliki pengaruh sebesar pikiran manusia itu sendiri.

Di masa depan, Strayer akan menindaklanjuti riset ini untuk memantau aktivitas otak tertentu dan hormon stres selama pendakian untuk menentukan bagaimana interaksi dengan alam dapat memengaruhi fungsi otak.

"Ada beberapa kekhawatiran bahwa berada di lingkungan perkotaan modern dengan klakson dan teknologi akan menghabiskannya sifat restoratif alam," kata Strayer.

Ia menyarankan, jika Anda akan pergi mendaki atau berjalan-jalan menikmati lingkungan sekitar, sebaiknya tidak membawa ponsel. "Sebaliknya, cobalah untuk fokus berada di lingkungan alam yang Anda masuki."


diambil dari KOMPAS.com