19 Februari 2014

Deadlock

Deadlock adalah keadaan dimana 2 atau lebih proses saling menunggu meminta resources untuk waktu yang tidak terbatas lamanya. Analoginya seperti pada kondisi jalan raya dimana terjadi kemacetan parah. Deadlock adalah efek samping dari sinkronisasi, dimana satu variabel digunakan oleh 2 proses. Deadlock bisa digambarkan sebagai berikut :

Kejadian Deadlock selalu tidak lepas dari sumber daya, bahwa hampir seluruhnya merupakan masalah sumber daya yang digunakan bersama-sama. Oleh karena itu, kita juga perlu tahu tentang jenis sumber daya, yaitu: sumber daya dapat digunakan lagi berulang-ulang dan sumber daya yang dapat digunakan dan habis dipakai atau dapat dikatakan sumber daya sekali pakai.
Sumber daya ini tidak habis dipakai oleh proses mana pun.Tetapi setelah proses berakhir, sumber daya ini dikembalikan untuk dipakai oleh proses lain yang sebelumnya tidak kebagian sumber daya ini. Contohnya prosesor, Channel I/O, disk, semaphore. Contoh peran sumber daya jenis ini pada terjadinya Deadlock ialah misalnya sebuah proses memakai disk A dan B, maka akan terjadi Deadlock jika setiap proses sudah memiliki salah satu disk dan meminta disk yang lain. Masalah ini tidak hanya dirasakan oleh pemrogram tetapi oleh seorang yang merancang sebuah sistem operasi. Cara yang digunakan pada umumnya dengan cara memperhitungkan dahulu sumber daya yang digunakan oleh proses-proses yang akan menggunakan sumber daya tersebut. Contoh lain yang menyebabkan Deadlock dari sumber yang dapat dipakai berulang-ulang ialah berkaitan dengan jumlah proses yang memakai memori utama.Ada empat kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya deadlock. Keempat kondisi tersebut tidak dapat berdiri sendiri, namun saling mendukung.
1. Mutual exclusion. Hanya ada satu proses yang boleh memakai sumber daya, dan proses lain yang ingin memakai sumber daya tersebut harus menunggu hingga sumber daya tadi dilepaskan atau tidak ada proses yang memakai sumber daya tersebut.
2. Hold and wait. Proses yang sedang memakai sumber daya boleh meminta sumber daya lagi maksudnya menunggu hingga benar-benar sumber daya yang diminta tidak dipakai oleh proses lain, hal ini dapat menyebabkan kelaparan sumber daya sebab dapat saja sebuah proses tidak mendapat sumber daya dalam waktu yang lama.
3. No preemption. Sumber daya yang ada pada sebuah proses tidak boleh diambil begitu saja oleh proses lainnya. Untuk mendapatkan sumber daya tersebut, maka harus dilepaskan terlebih dahulu oleh proses yang memegangnya, selain itu seluruh proses menunggu dan mempersilahkan hanya proses yang memiliki sumber daya yang boleh berjalan.
4. Circular wait. Kondisi seperti rantai, yaitu sebuah proses membutuhkan sumber daya yang dipegang proses berikutnya.

    STRATEGI MENGATASI DEADLOCK :

Add beberapa cara untuk menanggulangi terjadinya deadlock, diantaranya adalah:

a. Mengabaikan masalah deadlock.
b. Mendeteksi dan memperbaiki
c. Penghindaran yang terus menerus dan pengalokasian yang baik dengan menggunakan protokol untuk memastikan sistem tidak pernah memasuki keadaan deadlock. Yaitu dengan deadlock avoidance sistem untuk mendata informasi tambahan tentang proses mana yang akan meminta
dan menggunakan sumber daya.
d. Pencegahan yang secara struktur bertentangan dengan empat kondisi terjadinya deadlock dengan deadlock prevention sistem untuk memastikan bahwa salah satu kondisi yang penting tidak dapat menunggu.

    MENGABAIKAN MASALAH DEADLOCK

Untuk memastikan sistem tidak memasuki deadlock, sistem dapat menggunakan pencegahan deadlock atau penghindaran deadlock. Penghindaran deadlock membutuhkan informasi tentang sumber daya yang mana yang akan suatu proses meminta dan berapa lama akan digunakan. Dengan informasi tersebut dapat diputuskan apakah suatu proses harus menunggu atau tidak. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sumber daya, apakah ia sedang digunakan oleh proses lain atau tidak.
Metode ini lebih dikenal dengan Algoritma Ostrich. Dalam algoritma ini dikatakan bahwa untuk menghadapi Deadlock ialah dengan berpura-pura bahwa tidak ada masalah apa pun. Hal ini seakan akan melakukan suatu hal yang fatal, tetapi sistem operasi Unix menanggulangi Deadlock dengan cara ini dengan tidak mendeteksi Deadlock dan membiarkannya secara otomatis ematikan program sehingga seakan-akan tidak terjadi apa pun. Jadi jika terjadi Deadlock, maka tabel akan penuh, sehingga proses yang menjalankan proses melalui operator harus menunggu pada waktu tertentu dan mencoba lagi.

    MENDETEKSI DAN MEMPERBAIKI

Caranya ialah dengan cara mendeteksi jika terjadi deadlock pada suatu proses maka dideteksi sistem mana yang terlibat di dalamnya. Setelah diketahui sistem mana saja yang terlibat maka diadakan proses untuk memperbaiki dan menjadikan sistem berjalan kembali.

Jika sebuah sistem tidak memastikan deadlock akan terjadi, dan juga tidak didukung dengan pendeteksian deadlock serta pencegahannya, maka kita akan sampai pada kondisi deadlock yang dapat berpengaruh terhadap performance sistem karena sumber daya tidak dapat digunakan oleh proses sehingga proses-proses yang lain juga terganggu. Akhirnya sistem akan berhenti dan harus direstart.

Hal-hal yang terjadi dalam mendeteksi adanya Deadlock adalah:
• Permintaan sumber daya dikabulkan selama memungkinkan.
• Sistem operasi memeriksa adakah kondisi circular wait secara periodik.
• Pemeriksaan adanya deadlock dapat dilakukan setiap ada sumber daya yang hendak digunakan
oleh sebuah proses.
• Memeriksa dengan algoritma tertentu.

Ada beberapa jalan untuk kembali dari Deadlock, yaitu:

    LEWAT PREEMPTION

Dengan cara untuk sementara waktu menjauhkan sumber daya dari pemakainya, dan  memberikannya pada proses yang lain. Ide untuk memberi pada proses lain tanpa diketahui oleh pemilik dari sumber daya tersebut tergantung dari sifat sumber daya itu sendiri. Perbaikan dengan cara ini sangat sulit atau dapat dikatakan tidak mungkin. Cara ini dapat dilakukan dengan  memilih korban yang akan dikorbankan atau diambil sumber dayanya untuk sementara, tentu saja harus dengan perhitungan yang cukup agar waktu yang dikorbankan seminimal mungkin. Setelah kita melakukan preemption dilakukan pengkondisian proses tersebut dalam kondisi aman. Setelah itu proses dilakukan lagi dalam kondisi aman tersebut.

    LEWAT MELACAK KEMBALI

Setelah melakukan beberapa langkah preemption, maka proses utama yang diambil sumber dayanya akan berhenti dan tidak dapat melanjutkan kegiatannya, oleh karena itu dibutuhkan langkah untuk kembali pada keadaan aman dimana proses masih berjalan dan memulai proses lagi dari situ. Tetapi untuk beberapa keadaan sangat sulit menentukan kondisi aman tersebut, oleh karena itu umumnya dilakukan cara mematikan program tersebut lalu memulai kembali proses. Meski pun sebenarnya lebih efektif jika hanya mundur beberapa langkah saja sampai deadlock tidak terjadi lagi. Untuk beberapa sistem mencoba dengan cara mengadakan pengecekan beberapa kali secara periodik dan menandai tempat terakhir kali menulis ke disk, sehingga saat terjadi deadlock dapat mulai dari tempat terakhir penandaannya berada.

    MEMATIKAN PROSES YANG MENYEBABKAN DEADLOCK

Cara yang paling umum ialah mematikan semua proses yang mengalami deadlock. Cara ini paling umum dilakukan dan dilakukan oleh hampir semua sistem operasi. Namun, untuk beberapa sistem, kita juga dapat mematikan beberapa proses saja dalam siklus deadlock untuk menghindari deadlock dan mempersilahkan proses lainnya kembali berjalan. Atau dipilih salah satu korban untuk melepaskan sumber dayanya, dengan cara ini maka masalah pemilihan korban menjadi lebih selektif, sebab telah diperhitungkan beberapa kemungkinan jika si proses harus melepaskan sumber dayanya.

Kriteria pemilihan korban ialah:
• Yang paling jarang memakai prosesor
• Yang paling sedikit hasil programnya
• Yang paling banyak memakai sumber daya sampai saat ini
• Yang alokasi sumber daya totalnya tersedkit
• Yang memiliki prioritas terkecil

    MENGHINDARI DEADLOCK

Pada sistem kebanyakan permintaan terhadap sumber daya dilakukan sebanyak sekali saja. Sistem sudah harus dapat mengenali bahwa sumber daya itu aman atau tidak (tidak terkena deadlock), setelah itu baru dialokasikan. Ada dua cara yaitu:
1. Jangan memulai proses apa pun jika proses tersebut akan membawanya pada kondisi deadlock, sehingga tidak mungkin terjadi deadlock karena pada saat akan menuju deadlock, proses sudah dicegah.
2. Jangan memberi kesempatan pada suatu proses untuk meminta sumber daya lagi jika penambahan ini akan membawa kita pada suatu keadaan deadlock.
Jadi diadakan dua kali penjagaan, yaitu saat pengalokasian awal, dijaga agar tidak deadlock dan ditambah dengan penjagaan kedua saat suatu proses meminta sumber daya, dijaga agar jangan sampai terjadi deadlock. Pada sistem deadlock avoidance (penghindaran) dilakukan dengan cara memastikan bahwa program memiliki maksimum permintaan. Dengan kata lain cara sistem ini
memastikan terlebih dahulu bahwa sistem akan selalu dalam kondisi aman. Baik mengadakan permintaan awal atau pun saat meminta permintaan sumber daya tambahan, sistem harus selalu berada dalam kondisi aman.

17 Februari 2014

SELAMAT ULANG TAHUN KE-3 NAK

Waktu demikian cepat berlalu, tak terasa usiamu sudah menginjak 3 tahun nduk, semakin besar. Di usiamu yang sudah 3 tahun ini, semoga abimu terus bisa belajar menjadi orang tua yang baik, bijak, bisa melimpahkan kasih sayang, menjadi tauladan yang baik dan bisa memberikan quality time, mengingat kesibukan abimu yang setiap hari harus berangkat jam 6 pagi pulang paling cepat saat isya berkumandang.

Nak, harapan setiap orang tua kepada anaknya adalah seorang anak bisa menjadi anak yang sholeh sholehah, menjadi anak yang dibanggakan, demikian juga dengan harapan orang tuamu ini, tetapi untuk menuju kesana, abi menyadari tidaklah mudah untuk  mendidik anak di zaman seperti sekarang ini.

Tetapi yakinlah nak, orang tuamu ini akan berusaha dengan sekuat tenaga, untuk bisa menjadi orang tua yang baik, yang tidak hanya ingin membentuk anaknya menurut egonya, tetapi menjadikan anak sebagai dirinya sendiri, sebagai sebuah pribadi yang bergerak menurut cara pandangnya tetapi tentu saja harus mempunyai tanggung jawab terhadap apa-apa yang kamu lakukan.

Bagi abimu ini tiada saat yang indah, kecuali saat melihatmu tersenyum, mendengar tawa, ocehanmu, imajinasimu, bisa mengajakmu berenang, bermain layang-layang, jalan-jalan, bersepeda, dll. Abi akan berusaha membuat engkau nyaman, aman, bergembira, tertawa dan berkembang sebagaimana mestinya.  

11 Februari 2014

Jadwal Tur Nusantara Timnas U-19

Tur Nusantara Timnas U-19


Timnas U-19

Berikut jadwal lengkap Tur Nusantara Timnas U-23:
vs PSS Sleman di Maguwoharjo, Senin (3/2/2014)
vs Persiba Bantul di Sultan Agung, Rabu (5/2/2014)
vs Pra PON DIY di Mandala Krida, Jumat (7/2/2014)
vs Pra PON Jateng di Manahan, Senin (10/2/2014)
vs PSIS Semarang di Jati Diri, Jumat (14/2/2014)
vs Persijab di Bumi Kartini, Senin (17/2/2014)
vs Persebaya U-21 di GBT, Jumat (21/2/2014)
vs Pra PON Jatim di Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/2/2014)
vs Arema U-21 di Kanjuruhan, Rabu (26/2/2014)
vs Persikoba (Malang United) di Brantas, Jumat (28/2/2014)
vs Persiba Balikpapan di Persiba, Senin (10/3/2014)
vs Pusam di Palaran, Jumat (14/3/2014)
vs Mitra Kukar di Aji Imbut, Senin (17/3/2014)

13 Januari 2014

Menjadi Pengusaha Pemula

Menjadi pengusaha tidaklah mudah. Data menunjukkan bahwa tak banyak bisnis yang bisa melewati usia tiga tahun pertamanya. Karena itu mengetahui bagaimana pengusaha sukses yang berangkat dari bawah memulai bisnisnya akan menjadi tips yang berharga. Salah satunya dari Mark Cuban, pengusaha yang sukses mengembangkan bisnis TV kabel di Amerika.

Cuban menyebutkan rahasia sukses jadi pengusaha pemula (start-up):

1. Jangan memulai bisnis kecuali obsesi dan sesuatu yang Anda cintai.

2. Jika di awal-awal Anda sudah memiliki exit strategy, berarti bisnis yang Anda bangun bukan obsesi.

3. Rekrut orang yang menyukai bekerja di perusahaan Anda.

4. Ketahui bagaimana perusahaan Anda akan menghasilkan uang dan ketahui caranya.

5. Ketahui kompetensi utama Anda dan fokuslah kepadanya hingga melahirkan sesuatu yang luar biasa. Kalau perlu pekerjakan orang yang mampu mendorong Anda meningkatkan kompetensi Anda.

6. Apakah Anda merasa tertekan dengan waktu? Orang yang menyukai pekerjaannya, mereka akan menemukan cara bagaimana menggunakan waktu sebaik mungkin untuk pekerjaannya.

7. Bukalah kantor yang mampu menjaga semua orang selaras dengan apa yang sedang terjadi dan mampu menjaga energi mereka. Tidak ada privasi di perusahaan pemula. Jika ada karyawan yang meminta privasi, tunjukkan bagaimana ia bisa mengunci diri di kamar mandi.

8. Sepanjang itu menyangkut teknologi, ketahui apa yang ingin Anda ketahui meski kadang biayanya tidak murah. Misalnya, jika tahu Apple baik, gunakan saja. Ini dimungkinkan karena jumlah karyawan masih sedikit sehingga biayanya tak terlalu mahal. Biarkan karyawan menggunakan apa yang mereka tahu.

9. Biarkan organisasi flat (tak ada hierarki). Jika ada manajer yang melapor ke manajer lainnya dalam organisasi perusahaan pemula, Anda akan gagal. Di perusahaan pemula, jika Anda memiliki manajer yang harus melapor ke manajer yang lain, Anda sedang membangun politik.

10. “Sebuah tanda kegagalan untuk startup adalah ketika seseorang mengirimi saya polo shirt berlogo nama perusahaannya,” kata Cuban. Jika orang-orang Anda di pameran dan di depan umum (menggunakan kaos berlogo itu), tidak apa-apa. Tetapi jika Anda benar-benar berpikir orang-orang atau tokoh-tokoh tertentu akan memakai polo shirt berlogo perusahaan Anda di luar atau sekitarnya, Anda keliru. Itu menunjukkan Anda tidak tahu bagaimana membelanjakan uang Anda.





Diambil dari Andriewongso.com

11 Januari 2014

Menjadi yang Terbaik

Dudukku disudut ruang baca perpustakaan daerah. Mata ini leluasa memandang segala jurusan, ada seorang gadis berkerudung hitam sibuk membaca, ada juga seorang gadis duduk disamping  dan membelakingiku, di T-shirtnya terdapat tulisan Hokage 2 sedang menulis dari apa yang dibacanya, seorang laki-laki yang berjanggut sibuk membolak-balikkan majalah mencari sesuatu yang diinginkan, senyum manis dari mbak Yayuk penjaga perpustakaan. Dan beberapa orang lain yang sedang mencari buku di rak buku.

Waktu demikian cepat berlalu, kira-kira 10 tahunan yang lalu saat usiaku masih belasan tahun, kusering mampir disini, (waktu itu Perpus Daerah Tulungagung masih berada di Utara Alun-alun sekarang sudah ada di Timur Alun-alun Tulungagung).bisa dikatakan hampir tiap hari, untuk sekedar membaca, tuk memenuhi rasa keingintahuanku akan sesuatu hal, mulai dari bacaan ringan seperti novel, cerpen, koran, majalah, sampai buku yang lumayan berat untuk anak seusiaku pada waktu itu, buku tentang filsafat dan psikologi. Bahkan pernah juga iseng ku hitung, sekitar 6 sampai 8 jam aku berada diperpustakaan, waktu itu memang ada acara khusus, yakni membaca buku untuk dibuat karya tulis ilmiah dan sekaligus mempresentasikannya.

Kusandarkan tubuku di kursi warna kuning, kulemparkan pandangan mataku keluar, melewati jendela, bisa kulihat lalu lalang kendaraan, sedikit bisa merefresh mata dari kepenatan menekuni huruf-huruf yang tersaji dan terkumpul dalam sebuah buku.  “ Nak masa depan ada ditanganmu sendiri, engkaulah yang menentukan kemana arah hidupmu, orang tua hanya bisa memberikan semangat dan mendoakan, tetapi engkaulah yang wajib berusaha, dan merubah hidupmu, setelah kewajibanmu berusaha sudah, pasrahkanlah semuanya kepada Allah, karena Dia-lah yangmenentukan.

Kata-kata itu sering menjadi pelecut semangat dalamku melangkah, menahan badai dan gelombang kehidupan yang datang silih berganti. Yah, kewajiban manusia itu hanyalah berusaha sebaik mungkin, melakukan apa yang ia bisa, melakukan sesuai dengan kata hati, tetapi yang perlu diingat semuanya nanti akan bermuara kepada-Nya, kepada Sang Maha Pencipta, Kepada Tuhan Yang Satu.

10 Desember 2013

Mendisiplinkan Anak

Mendidik anak untuk jadi disiplin tak berarti Anda harus jadi otoriter dan galak. Mendisiplinkan anak juga bisa dilakukan dengan cara yang penuh cinta. Hanya saja, sering kali saat Anda "lunak" terhadap anak, mereka bisa saja bertingkah dan banyak ulah. Akibatnya, emosi Anda pun meledak.

Dr Kelly Flanagan, seorang psikolog klinis, mengungkapkan, sebenarnya setiap orangtua punya kemampuan untuk mendisiplinkan anak-anaknya dengan cinta dan kasih sayang, tanpa harus marah-marah.

Flanagan mengungkapkan, salah satu kesalahan yang sering dilakukan orangtua adalah mereka kurang memiliki empati terhadap anak-anaknya. Padahal, kunci utama untuk mendisiplinkan anak dengan cinta adalah masuk ke dalam dunia anak-anak.

"Banyak orangtua yang lupa bagaimana rasanya menjadi anak kecil. Anda lupa bagaimana rasanya menjadi orang yang tidak punya kekuatan apa pun, punya kehidupan yang selalu diatur setiap hari, dan kehilangan semua kesenangan karena dilarang orangtua. Kita lupa semua itu dan hanya fokus pada kesalahan anak," jelas Flanagan.

Ia menambahkan bahwa ketika orangtua tidak bisa mencari dan menemukan empati terhadap anak-anak di hati kecilnya, maka Anda melepaskan peran sebagai pemimpin keluarga. Jika ingin memimpin dan mendidik anak-anak dengan baik, maka pertama-tama Anda harus menemukan sisi anak-anak dalam diri sendiri. Bagaimana Anda bisa melakukannya?

1. Bertanya
Alih-alih mendikte anak-anak untuk melakukan sesuatu, sebaiknya bertanyalah kepada mereka. Misalnya, bertanya tentang apa yang mereka ingin lakukan, atau mengapa mereka melakukan hal yang salah. Ajak mereka duduk bersama sambil menikmati camilan atau minuman hangat. Dengarkan apa keinginan mereka, dan jika menemukan pertentangan, bicarakan dengan kepala dingin.

2. Mengingat
Sebagai orang dewasa, Anda sudah pasti pernah menjadi anak kecil. Temukan kembali memori dan sisi anak-anak dalam diri Anda. Hal ini tak berarti memori situasi yang sama, tapi pengalaman dari perasaan yang sama. Jangan mencoba lari dari perasaan ini. Ingatlah bagaimana saat itu orangtua Anda mengatasi masalah ini dan Anda bisa mencontohnya.

3. Rasakan metode pengasuhan yang Anda terapkan
Cobalah untuk mencari tahu bagaimana rasanya diasuh dengan cara asuh Anda dan pasangan. Tempatkan posisi Anda sebagai anak-anak, dan pasangan sebagai "orangtua" Anda. Lakukan beberapa kesalahan yang sering dilakukan anak dan beri hukuman sesuai aturan Anda. Dengan demikian, Anda jadi tahu bagaimana rasanya berada di posisi anak-anak Anda.

4. Bermain dengan anak
Ini adalah bagian yang sangat menyenangkan. Sibukkan diri Anda dan dekatkan diri dengan anak-anak lewat aneka permainan anak. Ingatlah bagaimana rasanya bermain bebas. Santai dan nikmati semua permainan agar bisa mengerti isi pikiran anak.

Namun, apakah semua ini berarti Anda bisa membiarkan anak-anak melakukan apa pun yang mereka inginkan? Tentu tidak, tapi ini berarti bahwa ketika Anda melarang, menetapkan batas tertentu atau sampai menghukum anak atas kesalahannya, Anda melakukannya dengan pikiran yang jernih, memahami kondisi anak, dan empati.




Andhika Setyanti
Sumber Kompas.com

02 Desember 2013

Bermain Dengan Anak

Masa anak-anak adalah masa di mana mereka belajar mengenal dunia lewat bermain. Bermain menjadi sarana sekaligus jembatan antara apa yang ada dalam alam fantasi mereka dengan apa yang (bisa) mereka wujudkan. Anak tidak melihat permainan sebagai "bermain" sebagaimana orang tua atau orang dewasa menganggap bermain adalah sesuatu yang tidak riil. Anak-anak yang lebih kecil menganggap bermain adalah sebuah realita seperti halnya orang dewasa bekerja, bersekolah, membereskan rumah, dsb. Bermain adalah dunia dimana mereka berada dan memberi makna terhadap segala sesuatu yang mereka hadapi dalam permainan itu.

Dalam acara bermain, anak-anak bisa belajar mengenali apa yang bisa mereka lakukan sendiri dan mana yang perlu bantuan orang tua. Anak-anak belajar mengukur kemampuan diri dan mengukur tantangan yang ada. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan Lewis (2000), anak-anak usia 1-6 tahun belajar mengembangkan kemampuan problem solving dari bermain; karena bermain menghadirkan berbagai konteks dan situasi yang harus mereka hadapai on the spot. Lewat bermain, anak menemukan cara-cara kreatif dan unik dalam mengatasi masalah.

Sebenarnya jika diringkas, banyak sekali manfaat bermain bagi anak, selain yang sudah disebutkan di atas. Sebuah studi yang dilakukan dalam kurun waktu bertahun-tahun menemukan anak yang ketika kecil (usia 4 tahun) gemar bermain blocks atau lego, ketika SMA memperlihatkan kemampuan matematika yang lebih tinggi.


Problem Dalam Bermain
Dewasa ini, bermain menjadi kurang bermakna dan kurang manfaatnya, dan bahkan terlalu banyak kerugiannya. Apakah yang salah dengan bermain ini ?1. Tidak jelas tujuannya Kita sering menjumpai anak-anak yang bermain just for killing time, menghabiskan waktu, entah karena kurang kegiatan atau menunggu orang tua, supir atau jemputan. Masalahnya, permainan favorit untuk killing time adalah game atau sejenisnya yang tersedia di handphone atau smartphone, ipad, dst. Ada yang baik, tapi lebih banyak yang destruktif, seperti game yang berdarah-darah, pukul-pukulan, tembak-tembakan, yang membuat pemainnya puas kalau sudah bisa membunuh sebagai solusi satu-satunya dan mendapat reward yang paling besar.

Dalam Journal of Adolescence 27 (2004) 5-22 memuat hasil penelitian dampak hostile video game terhadap remaja. Sebagai permainan yang "paling digemari" abad ini, game yang hostile ternyata membuat remaja lebih hostile, agresif dan kasar, dalam berargumentasi dengan guru/authority figure dan lebih sering terlibat perkelahian fisik serta membuat prestasi belajar memburuk. Fenomena di Indonesia dewasa ini, anak-anak kecil usia sekolah dasar bahkan TK sudah di expose oleh permainan-permainan hostile lewat game dan TV. Dengan temuan itu, dapat dibayangkan bagaimana jadinya anak-anak masa depan kita.

2. Tidak sesuai medianya dan kebutuhan anak
Kita lihat banyak beredar game yang tidak peduli kategori usia, yang penting laku keras. Padahal, permainan hostile itu untuk dewasa. Sama halnya dengan tontonan TV, meski pun itu film Popeye atau pun Mr Bean bahkan Tom and Jerry,  Sponge Bob,  Bart Simpson, film-film tersebut banyak  menayangkan plot, alur cerita, atau kejadian yang tidak cocok dikonsumsi anak-anak kecil yang dalam proses pembentukan nilai. Film-film itu sebenarnya miniatur orang dewasa, sehingga alhasil anak-anak benar-benar menjadi miniatur orang dewasa karena meniru tokoh kartun di TV yang dibuat ala pikiran (dan delinquency-nya) orang dewasa.

3. Tidak ada engagement atau keterlibatan
Kerap terjadi, anak-anak disuruh bermain dan diberi permainan agar tidak mengganggu atau merepotkan orang dewasa/orangtua. Ada orangtua yang enggan bermain dengan anak, karena sibuk, atau tidak nyambung dengan anaknya karena perbedaan dunia yang tak (mau) diselami.
Baby sitter atau mbak, tidak selalu jenis yang mau dan mampu menyelam ke dalam dunia anak, karena sebagian menganggap tugas utama adalah menjaga dan melayani dalam arti harafiah. Ketika permainan dilakukan tidak dengan hati, maka proses bermain menjadi lebih hambar. Dalam kehambaran itulah, tidak terbangun kepekaan dan empati yang sebenanarnya bisa diasah lewat bermain. Alhasil anak mudah bosan dan mudah frustrasi. Sebaliknya, dalam permainan yang engaging, akan ada diskusi dua arah yang membuka kemungkinan solusi. Bermain mobil-mobilan, polisi-polisian, pemadam kebakaran, masak-masakan, semua yang "biasa-biasa" bisa menjadi hidup dan menarik jika pemainnya terlibat secara emosi dan tentunya, fantasi. Tanpa keterlibatan jiwa raga, permainan mahal pun belum tentu mampu menghadirkan makna dan dampak yang dasyat pada anak.

Edward Fisher seorang psikolog menemukan keterkaitan antara bermain dengan perkembangan ketrampilan berbahasa. Ia menemukan bahwa bermain role play, meningkatkan kemampuan kognitif-linguistik dan sosial afektif anak. Itu sebabnya bermain dengan hati menjadi penting untuk menciptakan suasana bermain yang hidup dan menyenangkan.


Kendala Anak Untuk Bermain
Beberapa hal yang sering menjadi kendala anak dalam bermain, adalah kurangnya area bermain seperti tempat lapang dan rerumputan yang kini sangat langka terutama bagi anak-anak perkotaan. Sarana permainan yang bisa dinikmati dan dimanfaatkan publik pun hampir tidak tersedia, kecuali ke arena bermain di mall dan harus membayar. Selain persoalan di atas, ada kendala yang lebih krusial dan substansial karena kendala tersebut ada di hadapan mata dan terjadi hampir setiap hari tanpa disadari oleh para orangtua. Kendala yang bisa diistilahkan sebagai inhibitor, yakni :

1. Ketakutan orangtua
"Awas jatuh!", "Jangan, pokoknya nggak boleh naik-naik", "awas bisa tergelincir lho". Banyak ungkapan yang disuarakan orangtua ketika sedang bersama anaknya di tempat umum. Sikap orangtua yang overprotective, membuat anak kurang percaya diri dan tergantung. Kecemasan dan ketakutan orangtua terbaca oleh anak sebagai ekspresi ketidakpercayaan mereka terhadap kemampuan anak mengatasi situasi saat itu. Mekanismenya demikian, ketika orangtua tidak percaya pada anak, pada akhirnya anak meragukan dan mempertanyakan kemampuan mereka. Selanjutnya, anak akan membatasi diri sebelum mereka mengeksplorasi kemungkinan dan kesanggupan, before they reach their upper limit. Inilah yang menjadi sumber inferioritas dan rendahnya harga diri.
 
2. Nilai
Nilai yang dimiliki dan diyakini orangtua berpengaruh terhadap anak. Sebagai contoh ada seruan "anak  laki tidak boleh masa-masakan, nanti jadi  homo". Sementara konsep homo sendiri jauh dari jangkauan pikiran anak-anak yang masih innocence. "Anak perempuan kok manjat-manjat, ayo turun, kamu bukan anak laki". Sebagian orangtua menganggap mendidik anak harus keras dan anak harus dibatasi sebagaimana tradisi keluarga. Orangtua ini akan menghalangi proses eksplorasi anak terhadap dirinya dan dunia serta masa depannya.

3. Ego
"Jangan main di pantai, panas, nanti mama jadi hitam" atau "Nonton acara mama saja, lebih seru daripada nonton kartun" atau "Main sama Mbak sana, papa sedang sibuk nih, ini lebih penting soalnya!". Tanpa disadari, kebutuhan dan keinginan orangtua berlomba dengan kebutuhan anak, untuk direalisasikan.  Situasi ini sebenarnya mendudukkan orangtua menjadi kekanak-kanakan dan mendudukkan anak menjadi yang lebih tua karena akhirnya anaklah yang mengalah demi orangtua.


Apa yang akan terjadi ?
Jika dibiarkan, proses learning by doing and experiencing menjadi terhambat karena terkendala berbagai hal. Sementara, ada banyak tugas perkembangan yang harus dijalankan oleh anak-anak kita dalam rangka pengembangkan berbagai komponen yang sangat krusial bagi proses pertumbuhan, kematangan dan keberhasilan hidup mereka di masa mendatang. Komponen tersebut adalah :
  • Kemampuan survival, yakni kemampuan untuk bertahan dan keluar sebagai pemenang dalam kehidupan, mampu mengendalikan kehidupan dan tidak membiarkan diri menjadi korban keadaan.
  • Kemampuan empati, kemampuan untuk memahami keadaan, perasaan, kesulitan, keterbatasan dan kemanusiaan orang lain, sebagaimana ia memahami dirinya sendiri
  • Kemampuan mengelola emosi, yakni kemampuan mengolah perasaan, hingga mempunyai kepekaan rasa dan ketajaman intuisi
  • Kemampuan beradaptasi, kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitar maupun hal-hal baru
  • Kemampuan bertumbuh, kemampuan untuk terus mencari dan melakukan pertumbuhan, untuk keluar dari rasa nyaman (comfort) untuk menemukan sesuatu yang lebih baik.
  • Kemampuan recovery dan rekonstruksi, kemampuan bangkit dari kegagalan, belajar dari kegagalan maupun memperbaiki kesalahan
  • Kemampuan mencari yang hakiki, mencari keutamaan sejati, kemampuan untuk membedakan, apa yang terutama dan utama dalam hidup ini, apa yang menjadi impian dan panggilan hidupnya kelak.
  • Kemampuan membangun nilai infrastruktur, kemampuan untuk mengadopsi dan menginternalisasi nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi dalam bersikap dan bertindak.

Solusi Bermain Dengan Asik
Sampai kapanpun, anak akan membutuhkan bermain, oleh karenanya, tantangan untuk menghadirkan permainan dan waktu bermain yang berkualitas adalah tantangan bagi orangtua modern. Solusi untuk bermain di jaman modern ini tidaklah terlalu sulit untuk dijalankan meskipun terkendala arena maupun sarana. Semua itu adalah nomer 2, yang terpenting adalah keterlibatan orangtua (dan pengasuh), hubungan yang terjalin antara orangtua dengan anak serta kreativitas orangtua atau pengasuhnya dengan anak yang diajak bermain. Pada dasarnya semua anak kreatif, namun orang dewasa kerap kehilangan kreativitas dan kehilangan minat serta daya fantasi untuk bermain mengikuti irama anak. Ada beberapa prasyarat untuk mengupayakan terjadinya permainan yang seru dan berkualitas :
  • Lepaskan keinginan "Jaga Image". Jaga image memperbesar jarak dengan anak sehingga tidak terjadi chemistry yang membuat suasana bermain menjadi hidup.
  • Lepaskan idealism dan judgment. Idealisme dan judgment membuat kita cenderung menilai segala sesuatu dan akhirnya kehilangan minat untuk bermain karena segala sesuatu diukur pakai kaca mata penilaian dan "apa kata orang lain"
  • Berusahalah.  Banyak permainan murah dan asik bisa dilakukan jika kita sebagai orang dewasa mau mengupayakannya terlebih dahulu. Misalnya, ingin bermain sambil melakukan percobaan sederhana di rumah, maka orangtua atau pendamping perlu menyiapkan bahan-bahannya, dengan dibantu oleh anak agar keterlibatan itu terbangun sejak awal. Tanpa usaha, maka permainan yang murah dan mendidik tidak akan terwujud.
  • Bergeraklah. Banyak permainan sederhana yang bisa terwujud jika kita mau bergerak. Persoalannya dewasa ini orang dewasa cenderung malas bergerak, namun lebih banyak menghabiskan waktu pada komputer, handphone maupun televisi atau smartphone lainnya.
  • Biasakanlah. Buatlah agar bermain dengan anak menjadi sebuah kebiasaan dan kebutuhan kedua belah pihak. Ikatan emosional akan terjalin dengan sendirinya ketika kita memberikan diri kita sepenuhnya sebagaimana anak-anak memberikan diri mereka sepenuhnya pada "that very moment". Ikatan itu lah yang akan membuat hubungan orangtua-anak menjadi hubungan yang terbuka dan saling menghargai, saling mengerti dan mendukung; orangtua dan anak adalah satu team. 
 
Beberapa  jenis permainan yang solutif
  • Membuat percobaan ilmiah yang sederhana, dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah. Permainan percobaan ini tidak hanya menyenangkan tapi juga mendidik.
  • Bermain  instrument musik dengan perlengkapan dapur atau benda-benda yang aman lainnya. Membuat sendiri alat music juga menyenangkan dan bisa digunakan terus menerus.
  • Bermain bowling dengan botol bekas dan bola
  • Bermain basket dengan ember digantung dan bola yang ringan
  • Bermain bulu tangkis
  • Tebak kata maupun teka-teki
  • Bermain peran seperti pemadam kebakaran, piknik ke kebun binatang, polisi penjaga pantai, polisi lalu lintas, little chef, dsb
  • Bermain lego, catur, ular tangga dan monopoli serta permainan sejenis lainnya. Kita bisa membuat sendiri ular tangga atau monopoli  dengan tantangan yang lebih menarik.
  • Treasure hunting, dengan menggambar peta sendiri dan menyembunyikan beberapa harta karun di sudut-sudut rumah.. Permainan ini bisa dimainkan secara kelompok, cocok untuk liburan atau pesta.
  • Membuat kue, yang tidak membutuhkan api dan kompor, atau dibantu orang dewasa pada saat memanggangnya
  • Art and craft dengan bahan bekas, misal kotak tissue yang tak terpakai, daun kering, dsb
  • Bercocok tanam di polybag dan memelihara tanaman maupun binatang peliharaan
  • Bermain dengan kaca pembesar untuk melihat benda-benda lebih dekat
  • Bermain lompat tali atau permainan tradisional seperti congklak, bola bekel, dsb
  • Bermain outdoor seperti berenang, sepeda, sepatu roda, skate board, hingga latihan memanjat pohon (jika masih ada pohon yang bisa dipanjat).
Banyak permainan yang bisa dilakukan, namun semua membutuhkan usaha dan kemauan terutama dari pihak orangtua atau pengasuh. satu hal yang perlu diketahui pula, bahwa pada dasarnya jika orangtua ikut berpartisipasi dalam permainan anak-anak mereka, orangtua juga akan merasakan manfaat yang besar bagi tubuh dan jiwa mereka. Bermain bagi orang dewasa juga bermanfaat untuk merevitalisasi kembali energi, mengobati stress, menumbuhkan kreativitas, harapan dan impian, mengatasi rasa kesepian dan kesedihan, serta meningkatkan daya tahan menghadapi tekanan dan kehidupan. Masih banyak manfaat bermain lainnya bagi orang dewasa. Oleh karenanya, bagi siapapun yang masih mempunyai anak kecil di rumah, bermainlah bersama agar chemistry yang terjalin membangun energy positif bagi kedua pihak dan membangun karakter anak yang lebih percaya diri dan positif. 





 
 
 
 
 
Oleh : Jacinta F. Rini 
e.psikologi.com

04 November 2013

NABI YA'QUB A.S

Nabi Ya'qub adalah putera dari Nabi Ishaq bin Ibrahim sedang ibunya adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim, bernama Rifqah binti A'zar. Ia adalah saudara kembar dari putera Ishaq yang kedua bernama Ishu.
Antara kedua saudara kembar ini tidak terdapat suasana rukun dan damai serta tidak ada menaruh kasih-sayang satu terhadap yang lain bahkan Ishu mendendam dengki dan iri hati terhadap Ya'qub saudara kembarnya yang memang dimanjakan dan lebih disayangi serta dicintai oleh ibunya. Hubungan mereka yang renggang dan tidak akrab itu makin buruk dan tegang setelah diketahui oleh Ishu bahwa Ya'qublah yang diajukan oleh ibunya ketika ayahnya minta kedatangan anak-anaknya untuk diberkahi dan didoakan, sedangkan dia tidak diberitahu dan karenanya tidak mendapat kesempatan seperti Ya'qub memperoleh berkah dan doa ayahnya, Nabi Ishaq.

Melihat sikap saudaranya yang bersikap kaku dan dingin dan mendengar kata-kata sindirannya yang timbul dari rasa dengki dan irihati, bahkan ia selalu diancam maka datanglah Ya'qub kepada ayahnya mengadukan sikap permusuhan itu. Ia berkata mengeluh : " Wahai ayahku! Tolonglah berikan fikiran kepadaku, bagaimana harus aku menghadapi saudaraku Ishu yang membenciku mendendam dengki kepadaku dan selalu menyindirku dengan kata-kata yang menyakitkan hatiku, sehinggakan menjadihubungan persaudaraan kami ber dua renggang dan tegang tidak ada saling cinta mencintai saling sayang-menyayangi. Dia marah karena ayah memberkahi dan mendoakan aku agar aku memperolehi keturunan soleh, rezeki yang mudah dan kehidupan yang makmur serta kemewahan . Dia menyombongkan diri dengan kedua orang isterinya dari suku Kan'aan dan mengancam bahwa anak-anaknya dari kedua isteri itu akan menjadi saingan berat bagi anak-anakku kelak didalam pencarian dan penghidupan dan macam-macam ancaman lain yang mencemas dan menyesakkan hatiku. Tolonglah ayah berikan aku fikiran bagaimana aku dapat mengatasi masalah ini serta mengatasinya dengan cara kekeluargaan.

Berkata si ayah, Nabi Ishaq yang memang sudah merasa kesal hati melihat hubungan kedua puteranya yang makin hari makin meruncing:" Wahai anakku, karena usiaku yang sudah lanjut aku tidak dapat menengahi kamu berdua ubanku sudah menutupi seluruh kepalaku, badanku sudah membongkok raut mukaku sudah kisut berkerut dan aku sudak berada di ambang pintu perpisahan dari kamu dan meninggalkan dunia yang fana ini. Aku khuatir bila aku sudah menutup usia, gangguan saudaramu Ishu kepadamu akan makin meningkat dan ia secara terbuka akan memusuhimu, berusaha mencari kecelakaan mu dan kebinasaanmu. Ia dalam usahanya memusuhimu akan mendapat sokongan dan pertolongan dan saudara-saudara iparnya yang berpengaruh dan berwibawa di negeri ini. Maka jalan yang terbaik bagimu, menurut fikiranku, engkau harus pergi meninggalkan negeri ini dan berhijrah engkau ke Fadan A'raam di daerah Irak, di mana bermukin bapa saudaramu saudara ibumu Laban bin Batu;il. Engkau dapat mengharap dikahwinkan kepada salah seorang puterinya dan dengan demikian menjadi kuatlah kedudukan sosialmu disegani dan dihormati orang karena karena kedudukan mertuamu yang menonjol di mata masyarkat. Pergilah engkau ke sana dengan iringan doa drpku semoga Allah memberkahi perjalananmu, memberi rezeki murah dan mudah serta kehidupan yang tenang dan tenteram.

Nasihat dan anjuran si ayah mendapat tempat dalam hati si anak. Ya'qub melihat dalam anjuran ayahnya jalan keluar yang dikehendaki dari krisis hubungan persaudaraan antaranya dan Ishu, apalagi dengan mengikuti saranan itu ia akan dapat bertemu dengan bapa saudaranya dan anggota-anggota keluarganya dari pihak ibunya .Ia segera berkemas-kemas membungkus barang-barang yang diperlukan dalam perjalanan dan dengan hati yang terharu serta air mata yang tergenang di matanya ia meminta kepada ayahnya dan ibunya ketika akan meninggalkan rumah.

Nabi Ya'qub Tiba di Irak

Dengan melalui jalan pasir dan Sahara yang luas dengan panas mataharinya yang terik dan angi samumnya {panas} yang membakar kulit, Ya'qub meneruskan perjalanan seorang diri, menuju ke Fadan A'ram dimana bapa saudaranya Laban tinggal. Dalam perjalanan yang jauh itu , ia sesekali berhenti beristirehat bila merasa letih dan lesu .Dan dalam salah satu tempat perhentiannya ia berhenti karena sudah sgt letihnya tertidur dibawah teduhan sebuah batu karang yang besar .Dalam tidurnya yang nyenyak, ia mendapat mimpi bahwa ia dikurniakan rezeki luas, penghidupan yang aman damai, keluarga dan anak cucuc yang soleh dan bakti serta kerajaan yang besar dan makmur. Terbangunlah Ya'qub dari tidurnya, mengusapkan matanya menoleh ke kanan dan ke kiri dan sedarlah ia bahawa apa yang dilihatnya hanyalah sebuah mimpi namun ia percaya bahwa mimpinya itu akan menjadi kenyataan di kemudian hari sesuia dengan doa ayahnya yang masih tetap mendengung di telinganya. Dengan diperoleh mimpi itu ,ia merasa segala letih yang ditimbulkan oleh perjalanannya menjadi hilang seolah-olah ia memperolehi tanaga baru dan bertambahlah semangatnya untuk secepat mungkin tiba di tempat yang di tuju dan menemui sanak-saudaranya dari pihak ibunya.

Tiba pada akhirnya Ya'qub di depan pintu gerbang kota Fadan A'ram setelah berhari-hari siang dan malam menempuh perjalanan yang membosankan tiada yang dilihat selain dari langit di atas dan pasir di bawah. Alangkah lega hatinya ketika ia mulai melihat binatang-binatang peliharaan berkeliaran di atas ladang-ladang rumput ,burung-burung berterbangan di udara yang cerah dan para penduduk kota berhilir mundir mencari nafkah dan keperluan hidup masing-masing.
Sesampainya disalah satu persimpangan jalan ia berhenti sebentar bertanya salah seorang penduduk di mana letaknya rumah saudara ibunya Laban barada. Laban seorang kaya-raya yang kenamaan pemilik dari suatu perusahaan perternakan yang terbesar di kota itu tidak sukar bagi seseorang untuk menemukan alamatnya. Penduduk yang ditanyanya itu segera menunjuk ke arah seorang gadis cantik yang sedang menggembala kambing seraya berkata kepada Ya'qub:"Kebetulan sekali, itulah dia puterinya Laban yang akan dapat membawamu ke rumah ayahnya, ia bernama Rahil.

Dengan ahti yang berdebar, pergilah Ya'qub menghampiri yang ayu itu dan cantik itu, lalu dengan suara yang terputus-putus seakan-akan ada sesuatu yang mengikat lidahnya ,ia mengenalkan diri, bahwa ia adalah saudara sepupunya sendiri. Ibunya yang bernama Rifqah adalah saudara kandung dair ayah si gadis itu. Selanjutnya ia menerangkan kepada gadis itu bahwa ia datang ke Fadam A'raam dari Kan'aan dengan tujuan hendak menemui Laban ,ayahnya untuk menyampaikan pesanan Ishaq, ayah Ya'qub kepada gadis itu. Maka dengan senang hati sikap yang ramah muka yang manis disilakan ya'qub mengikutinya berjalan menuju rumah Laban bapa saudaranya.

berpeluk-pelukanlah dengan mesranya si bapa saudara dengan anak saudara, menandakan kegembiraan masing-masing dengan pertemuan yang tidak disangka-sangka itu dan mengalirlah pada pipi masing-masing air mata yang dicucurkan oleh rasa terharu dan sukcita. Maka disapkanlah oleh Laban bin Batu'il tempat dan bilik khas untuk anak saudaranya Ya'qub yang tidak berbeda dengan tempat-tempat anak kandungnya sendiri di mana ia dapat tinggal sesuka hatinya seperti di rumahnya sendiri.

Setelah selang beberapa waktu tinggal di rumah Laban ,bapa saudaranya sebagai anggota keluarga disampaikan oleh Ya'qub kdp bapa saudranya pesanan Ishaq ayahnya, agar mereka berdua berbesan dengan mengahwinkannya kepada salah seorang dari puteri-puterinya. Pesanan tersebut di terima oleh Laban dan setuju akan mengahwinkan Laban dengan salah seorang puterinya, dengan syarat sebagai maskahwin, ia harus memberikan tenaga kerjanya di dalam perusahaan penternakan bakal mentuanya selama tujuh tahun. Ya'qub menyetujuinya syarat-syarat yang dikemukakan oleh bapa saudaranya dan bekerjalah ia sebagai seorang pengurus perusahaan penternakan terbesar di kota Fadan A'raam itu.

Setelah mas tujuh tahun dilampaui oleh Ya'qub sebagai pekerja dalam perusahaan penternakan Laban ,ia menagih janji bapa saudaranya yang akan mengambilnya sebagai anak menantunya. Laban menawarkan kepada ya'qub agar menyunting puterinya yang bernama Laiya sebagai isteri, namun anak saudaranya menghendaki Rahil adik dari Laiya, kerana lebih cantik dan lebih ayu dari Laiya yang ditawarkannya itu.Keinginan mana diutarakannya secara terus terang oleh Ya'qub kepada bapa saudaranya, yang juga dari pihak bapa saudaranya memahami dan mengerti isi hati anak saudaranya itu. Akan tetapi adat istiadat yang berlaku pada waktu itu tidak mengizinkan seorang adik melangkahi kakaknya kahwin lebih dahulu. karenanya sebagi jalan tengah agak tidak mengecewakan Ya'qub dan tidak pula melanggar peraturan yang berlaku, Laban menyarankan agar anak saudaranya Ya'qub menerima Laiya sebagai isteri pertama dan Rahil sebagai isteri kedua yang akan di sunting kelak setelah ia menjalani mas kerja tujuh tahun di dalam perusahaan penternakannya.

Ya'qub yang sangat hormat kepada bapa saudaranya dan merasa berhutang budi kepadanya yang telah menerimanya di rumah sebagai keluarga, melayannya dengan baik dan tidakdibeda-bedakan seolah-olah anak kandungnya sendiri, tidak dapat berbuat apa-apa selain menerima cadangan bapa saudaranya itu . Perkahwinan dilaksanakan dan kontrak untuk masa tujuh tahun kedua ditanda-tangani.
Begitu masa tujuh tahun kedua berakhir dikahwinkanlah Ya'qub dengan Rahil gadis yang sangat dicintainya dan selalu dikenang sejak pertemuan pertamanya tatkala ia masuk kota Fadan A'raam. Dengan demikian Nabi Ya'qub beristerikan dua wanita bersaudara, kakak dan adik, hal mana menurut syariat dan peraturan yang berlaku pada waktu tidak terlarang akan tetapi oleh syariat Muhammad s.a.w. hal semacam itu diharamkan.

Laban memberi hadiah kepada kedua puterinya iaitu kedua isteri ya'qub seorang hamba sahaya untuk menjadi pembantu rumahtangga mereka. Dan dari kedua isterinya serta kedua hamba sahayanya itu Ya'qub dikurniai dua belas anak, di antaraya Yusuf dan Binyamin dari ibu Rahil sedang yang lain dari Laiya.

Kisah Nabi Ya'qub Di Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Ya'qub tidak terdapat dalam Al-Quran secara tersendiri, namun disebut-sebut nama Ya'qub dalam hubungannya dengan Ibrahim, Yusuf dan lain-lain nabi. Bahn kisah ini adalah bersumberkan dari kitab-kitab tafsir dan buku-buku sejarah. 

NABI LUTH A.S

Nabi Luth adalah anak saudara dari Nabi Ibrahim. Ayahnya yang bernama Hasan bin Tareh adalah saudara sekandung dari Nabi Ibrahim. Ia beriman kepada bapa saudaranya Nabi Ibrahim mendampinginya dalam semua perjalanan dan sewaktu mereka berada di Mesir berusaha bersama dalam bidang perternakan yang berhasil dengan baik binatang ternaknya berkembang biak sehingga dalam waktu yang singkat jumlah yang sudah berlipat ganda itu tidak dapat ditampung dalam tempat yang disediakan . Akhirnya perkongsian Ibrahim-Luth dipecah dan binatang ternakan serta harta milik perusahaan mereka di bahagi dan berpisahlah Luth dengan Ibrahim pindah ke Yordania dan bermukim di sebuah tempat bernama Sadum.

Nabi Luth Diutuskan Oleh Allah Kepada Rakyat Sadum

Masyarakat Sadum adalah masyarakat yang rendah tingkat moralnya,rusak mentalnya, tidak mempunyai pegangan agama atau nilai kemanusiaan yang beradab. Kemaksiatan dan kemungkaran bermaharajalela dalam pergaulan hidup mrk. Pencurian dan perampasan harta milik menrupakan kejadian hari-hari di mana yang kuat menjadi kuasa sedang yang lemah menjadi korban penindasan dan perlakuan sewenang-wenang. Maksiat yang paling menonjol yang menjadi ciri khas hidup mereka adalah perbuatan homoseks {liwat} di kalangan lelakinya dan lesbian di kalangan wanitanya. Kedua-dua jenis kemungkaran ini begitu bermaharajalela di dalam masyarakat sehinggakan ianya merupakan suatu kebudayaan bagi kaum Sadum.

Seorang pendatang yang masuk ke Sadum tidak akan selamat dari diganggu oelh mrk. Jika ia membawa barang-barang yang berharga maka dirampaslah barang-barangnya, jika ia melawan atau menolak menyerahkannya maka nyawanya tidak akan selamat. Akan tetapi jika pendatang itu seorang lelaki yang bermuka tampan dan berparas elok maka ia akan menjadi rebutan di antara mereka dan akan menjadi korban perbuatan keji lelakinya dan sebaliknya jika si pendatang itu seorang perempuan muda maka ia menjadi mangsa bagi pihak wanitanya pula.

Kepada masyarakat yang sudah sedemikian rupa keruntuhan moralnya dan sedemikian paras penyakit sosialnya diutuslah nabi Luth sebagai pesuruh dan Rasul-Nya untuk mengangkat mereka dari lembah kenistaan ,kejahilan dan kesesatan serta membawa mereka alam yang bersih ,bermoral dan berakhlak mulia. Nabi Luth mengajak mereka beriman dan beribadah kepada Allah meninggalkan kebiasaan mungkar menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan kejahatan yang diilhamkan oleh iblis dan syaitan. Ia memberi penerang kepada mereka bahwa Allah telah mencipta mereka dan alam sekitar mrk tidak meredhai amal perbuatan mrk yang mendekati sifat dan tabiat kebinatangan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan bahwa Allah akan memberi ganjaran setimpal dengan amal kebajikan mereka. Yang berbuat baik dan beramal soleh akan diganjar dengan syurga di akhirat sedang yang melakukan perbuatan mungkar akan di balaskannya dengan memasukkannya ke dalam neraka Jahanam.

Nabi Luth berseru kepada mrk agar meninggalkan adat kebiasaan iaitu melakukan perbuatan homoseks dan lesbian karena perbuatan itu bertentangan dengan fitrah dan hati nurani manusia serta menyalahi hikmah yang terkandung didalam penciptaan manusia menjadi dua jenis iaitu lelaki dan wanita. Juga kepada mereka di beri nasihat dan dianjurkan supaya menghormati hak dan milik masing-masing dengan meninggalkan perbuatan perampasan, perompakan serta pencurian yang selalu mrk lakukan di antara sesama mrk dan terutama kepada pengunjung yang datang ke Sadum. Diterangkan bahwa perbuatan-perbuatan itu akan merugikan mrk sendiri, karena akan menimbulkan kekacauan dan ketidak amanan di dalam negeri sehingga masing-masing dari mereka tidak merasa aman dan tenteram dalam hidupnya.

Demikianlah Nabi Luth melaksanakan dakwahnya sesuai dengan tugas risalahnya.Ia tidak henti-henti menggunakan setiap kesempatan dan dalam tiap pertemuan dengan kaumnya secara berkelompok atau secara berseorangan mengajak agak mrk beriman dan percaya kepada Allah menyembah-Nya melakukan amal soleh dan meninggalkan perbuatan maksiat dan mungkar. Akan tetapi keruntuhan moral dan kerusakan akhlak sudah berakar sgt di dalam pergaulan hidup mereka dan pengaruh hawa nafsu dan penyesatan syaitan sudah begitu kuat menguasai tindak-tanduk mereka, maka dakwah dan ajakkan Nabi Luth yyang dilaksanakan dengan kesabaran dan ketekunan tidak mendapat tanah yang subur di dalam hati dan fikiran mereka dan berlalu laksana suasana teriakan di tengah-tengah padang pasir .Telinga-telinga mereka sudah menjadi pekak bagi ajaran-ajaran Nabi Luth sedang hati dan fikiran mereka sudah tersumbat rapat dengan ajaran -ajaran syaitan dan iblis.

Akhirnya kaum Luth merasa dan kesal hati mendengar dakwah dan nasihat-nasihat Nabi Luth yang tidak putus-putus itu dan minta agar ia menghentikan aksi dakwahnya atau menghadapi pengusir dirinya dari sadum bersama semua keluarganya. dari pihak Nabi Luth pun sudah tidak ada harapan lagi masyarakat Sadum dapat terangkat dari lembah kesesatan dan keruntuhan moral mereka dan bahawa meneruskan dakwah kepada mereka yang sudah buta-tuli hati dan fikiran serta mensia-siakan masa. Ubat satu-satunya, menurut fikiran Nabi Luth untuk mencegah penyakit akhlak itu yang sudah parah itu menular kepada tetangga-tetangga dekatnya, ialah dengan membasmikan mereka dari atas bumi sebagai pembalasan ke atas terhadap kekerasan kepala mrk juga untuk menjadi ibrah dan pengajaran umat-umat disekelilingnya. beliau memohon kepada Allah agar kepada kaumnya masyarakat Sadum diberi pengajaran berupa azab di dunia sebelum azab yang menanti mereka di akhirat kelak.

Para Malaikat Tamunya Nabi Ibrahim Bertamu Kepada Nabi Luth.

Permohonan Nabi Luth dan doanya diperkenankan dan dikabulkan oleh Allah s.w.t. Dikirimkanlah kepadanya tiga orang malaikat menyamar sebagai manusia biasa. Mrk adalah malaikat yang bertamu kepada Nabi Ibrahim dengan membawa berita gembira atas kelahiran Nabi Ishaq, dan memberitahu kepada mrk bahwa dia adalah utusan Allah dengan tugas menurunkan azab kepada kaum Luth penduduk kota Sadum. Dalam kesempatan pertemuan mana Nabi Ibrahim telah mohon agar penurunan azab keatas kaum Sadum ditunda ,kalau-kalau mereka kembali sedar mendebgarkan dan mengikuti ajakan Luth serta bertaubat dari segala maksiat dan perbuatan mungkar. Juga dalam pertemuan itu Nabi Ibrahim mohon agar anaksaudaranya, Luth diselamatkan dari azab yang akan diturunkan keatas kaum Saum permintaan mana oleh para malaikat itu diterima dan dijamin bahwa Luth dan keluarganya tidak akan terkena azab.

Para malaikat itu sampai di Sadum dengan menyamar sebagai lelaki remaja yang berparas tampan dan bertubuh yang elok dan bagus. Dalam perjalanan mrk hendak memasuki kota, mrk berselisih dengan seorang gadis yang cantik dan ayu sedang mengambil dari sebuah perigi. Para malaikat atau lelaki remaja itu bertanya kepada si gadis kalau-kalau mrk diterima ke rumah sebagai tetamu. Si gadis tidak berani memberi keputusan sebelum ia beruding terlebih dahulu dengan keluarganya. Maka ditngglkanlah para lelaki remaja itu oleh si gadis seraya ia pulang ke rumah cepat-cepat untuk memberitahu ayahnya.

Si ayah iaitu Nabi Luth sendiri mendengar lapuran puterinya menjadi binggung jawapan apa yang harus ia berikan kepada para pendatang yang ingin bertamu ke rumahnya untuk beberapa waktu, namun menerima tamu-tamu remaja yang berparas tampan dan kacak akan mengundang risiko gangguan kepadanya dan kepada tamu-tamunya dari kaumnya yang tergila-gila oleh remaja-remaja yang mempunyai tubuh bagus dan wajah elok. Sedang kalau hal yang demikian itu terjadi ia sebagai tuan rumah harus bertanggungjawab terhadap keselamatan tamunya, padahal ia merasa bahwa ia tidak akan berdaya menghadapi kaumnya yang bengis-bengis dan haus maksiat itu.

Timbang punya timbang dan fikir punya fikir akhirnya diputuskan oleh Nabi Luth bahwa ia akan menerima mrk sebagai tamu di rumahnya apa pun yang akan terjadi sebagai akibat keputusannya ia pasrahkan kepada Allah yang akan melindunginya. Lalu pergilah ia sendiri menjemput tamu-tamu yang sedang menanti di pinggir kota dan diajaklah mrk bersama-sama ke rumah pada saat kota Sadum sudah diliputi kegelapan dan manusianya sudah nyenyak tidur di rumah masing-masing.
Nabi Luth berusah dab berpesan kepada isterinya dan kedua puterinya agar merahsiakan kedatangan tamu-tamu, jangan sampai terdengar dan diketahui oleh kaumnya. Akan tetapi isteri Nabi Luth yang memang sehaluan dan sependirian dengan penduduk Sadum telah membocorkan berita kedatangan para tamu dan terdengarlah oleh pemuka-pemuka mereka bahwa Luth ada tetamu terdiri daripada remaja-remaja yang tampan parasnya dan memiliki tubuh yang sangat menarik bagi para penggemar homoseks.

Terjadilah apa yang dikhuatirkan oleh Nabi Luth. Begitu tersiar dari mulut ke mulut berita kedatangan tamu-tamu remaja di rumah Luth, berdatanglah mereka ke rumahnya untuk melihat para tamunya dan memuaskan nafsunya. Nabi Luth tidak membuka pintu bagi mrk dan berseru agar mrk kembali ke rumah masing-masing dan jgn menggunggu tamu-tamu yang datangnya dari jauh yang sepatutnya dihormati dan dimuliakan .Mrk diberi nasihat agar meninggalkan adat kebiasaan yang keji itu yang bertentangan dengan fitrah manusia dan kudrat alam di mana Tuhan telah menciptkan manusia berpasangan antara lelaki dengan perempuan untuk menjaga kelangsungan perkembangan umat manusia sebagai makhluk yang termulia di atas bumi. nabi Luth berseru agar mereka kembali kepada isteri-isteri mrk dan meninggalkan perbuatan maksiat dan mungkar yang tidak senonoh, sebelum mrk dilanda azab dan seksaan Allah.

Seruan dan nasihat-nasihat Nabi Luth dihiraukan dan dipedulikan ,mrk bahkan mendesak akan menolak pintu rumahnya dengan paksa dan kekerasan kalau pintu tidak di buka dengan sukarela. Merasa bahwa dirinya sudah tidak berdaya untuk menahan arus orang-orang penyerbu dari kaumnya itu yang akan memaksakan kehendaknya dengan kekerasan berkatalah Nabi Luth secara terus terang kepada para tamunya:" Sesungguhnya aku tidak berdaya lagi menahan orang-orang itu menyerbu ke dalam .Aku tidak memiliki senjata dan kekuatan fizikal yang dapat menolak kekerasan mereka , tidak pula mempunyai keluarga atau sanak saudara yang disegani mrk yang dapat aku mintai pertolongannya, maka aku merasa sangat kecewa, bahwa sebagai tuan rumah aku tidak dapat menghalaukan gangguan terhadap tamu-tamuku dirumahku sendiri.

Begitu Nabi Luth selesai mengucapkan keluh-kesahnya para tamu segera mengenalkan diri kepadanya dan memberi identitinya, bahawa mereka adalah malaikat-malaikat yang menyamar sebagai manusia yang bertamu kepadanya dan bahwa mereka datang ke Sadum untuk melaksanakan tugas menurunkan azab dan seksa atas rakyatnya yang membangkang dan enggan membersihkan masyarakatnya dari segala kemungkaran dan kemaksiat yang keji dan kotor.
Kepad Nabi Luth para malaikat itu menyarankan agar pintu rumahnya dibuka lebar-lebar untuk memberi kesempatan bagi orang -orang yang haus homoseks itu masuk. Namun malangnya apabila pintu dibuka dan para penyerbu menindakkan kaki untuk masuk, tiba-tiba gelaplah pandangan mrk dan tidak dapat melihat sesuatu. mrk mengusap-usap mata, tetapi ternyata sudah menjadi buta.

Sementara para penyerbu rumah Nabi Luth berada dalam keadaan kacau bilau berbentur antara satu dengan lain berteriak-teriak menanya-nanya gerangan apa yang menjadikan mereka buta dengan mendadak para berseru kepada Nabi Luth agar meninggalkan segera perkampungan itu bersam keluarganya, karena masanya telah tiba bagi azab Allah yang akan ditimpakan. Para malaikat berpesan kepada Nabi Luth dan keluarganya agar perjalanan ke luar kota jangan seorang pun dari mereka menoleh ke belakang.

Nabi Luth keluar dari rumahnya sehabis tengah malam, bersama keluarganya terdiri dari seorang isteri dan dua puterinya berjalan cepat menuju keluar kota, tidak menoleh ke kanan mahupun kekiri sesuai dengan petunjuk para malaikat yang menjadi tamunya.Akan tetapi si isteri yang menjadi musuh dalam selimut bagi Nabi Luth tidak tergamak meninggalkan kaumnya. Ia berada dibelakang rombongan Nabi Luth berjalan perlahan-lahan tidak secepat langkah suaminya dan tidak henti-henti menoleh ke belakang karena ingin mengetahui apa yang akan menimpa atas kaumnya, seakan-akan menragukan kebenaran ancaman para malaikat yang telah didengarnya sendiri. Dan begitu langkah Nabi Luth berserta kedua puterinya melewati batas kota Sadum, sewaktu fajar menyingsing, bergetarlah bumi dengan dahsyatnya di bawah kaki rakyat Sadum, tidak terkecuali isteri Nabi Luth yang munafiq itu. Getaran itu mendahului suatu gempa bumi yang kuat dan hebat disertai angin yang kencang dan hujan batu sijjil yang menghancurkan dengan serta-merta kota Sadum berserta semua pemghuninya .Demikianlah mukjizat dan ayat Allah yang diturunkan untuk menjadi pengajaran dan ibrah bagi hamba-hamba-Nya yang mendatang.

Kisah Nabi Luth Di Dalam Al-Quran

Kisah Nabi Luth dalam Al-Quran terdapat pada 85 ayat dalam 12 surah diantaranya surah "Al-Anbiyaa" ayat 74 dan 75 , surah "Asy-Syu'ara" ayat 160 sehingga ayat 175 , surah "Hud" ayat 77 sehingga ayat 83 , surah "Al-Qamar" ayat 33 sehingga 39 dan surah "At-Tahrim" ayat 10 yang mengisahkan isteri Nabi Luth yang mengkhianati suaminya.