25 Maret 2014

Hardware dan Software

Hardware

Hardware adalah unsur penyusun computer yang dapat kita sentuh karena merupakan peralatan yang berupa fisik yaitu alat elektronik & mekanik.
HARDWARE : Peralatan pisik dari komputer itu sendiri. Peralatan yang secara pisik dapat dilihat, dipegang, ataupun dipindahkan.

Jenis Hardware

Input : Proses memasukan data ke dalam proses komputer melalui alat input (input device)
Processing : Proses pengolahan data dengan alat pemroses (processing device) yang berupa proses menghitung,membandingkan, mengklasifikasikan,mengurutkan, mengendalikan, atau mencari di storage
Output : Proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data dengan menggunakan alat output (output device), yaitu berupa informasi

Contoh Macam2 hardware

Motherboard

Pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.

Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak. merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan

Hardisk
merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan

RAM
Fungsi RAM ( Random Access Memory)

Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.


VGA (Video Grafik Adapter)

Software adalah unsur penyusun computer yang tidak dapat kita sentuh karena berupa perintah untuk mengatur computer.


SOFTWARE : suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun berbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya.

Sistem Operasi adalah software yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.
Program Aplikasi adalah software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan masalah
Vga itu mengubah sinyal digital dari komputerdan di tampilka secara grafik di layer monitor kita …vga juga alat yang berguna untuk memproses semua data khususnay Image dan Video….VGA juga memilki Chipset dan Ram sendiri sehingga tidak mengambil dari ram utama…semakin besar ram yang di VGA semakin bagus Image dan Video yang di tampilkan oleh computer ke layer monitor....

2. SOFTWARE

Software adalah unsur penyusun computer yang tidak dapat kita sentuh karena berupa perintah untuk mengatur computer.
SOFTWARE : suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun berbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sistem Operasi adalah software yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.
Program Aplikasi adalah software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan masalah

3. BRAINWARE

Brainware adalah unsur dimana yang berasal dari akal manusia. Maksudnya, bila tidak ada manusia computer tidak bisa digunakan.
BRAINWARE : orang-orang yang bekerja secara langsung dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu, ataupun orang-orang yang tidak bekerja secara langsung menggunakan komputer, tetapi menerima hasil kerja dari komputer yang berbentuk laporan .
System Analyst : orang yang bertugas mempelajari, menganalisa, merancang dan membentuk suatu system / prosedur pengolahan data secara elektronik berdasarkan aplikasi yang dipesan oleh pemakai jasa komputer.
Programmer : yang bertugas di dalam data processing programming berdasarkan program spesialisasi
Operator : yang bertugas mempersiapkan komputer utk memproses suatu program mulai dari menghidupkan komputer, menjalankan komputer (mengoperasikan program-program komputer / aplikasi komputer)

PERIPHERAL

Periferal merupakan semua peralatan yang terhubung dengan komputer
Berdasarkan kegunaannya
1. Periferal utama (main peripheral) yaitu peralatan yang harus ada dalam mengoperasikan komputer. Contoh periferal utama yaitu: monitor, keyboard dan mouse.
2. Periferal pendukung (auxillary peripheral) yaitu peralatan yang tidak mesti ada dalam mengoperasikan komputer tetapi diperlukan untuk kegiatan tertentu. Contohnya yaitu: printer, scanner, modem, web cam dan lain-lain

Berdasarkan proses kerjanya dalam mendukung pengoperasian komputer
1. Perangkat masukan (input), adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Perangkat tersebut antara lain keyboard, mouse, scanner, digitizer, kamera digital, microphone, dan periferal lainnya
2. Perangkat keluaran (output), adalah peralatan yang kita gunakan untuk menampilkan hasil pengolahan data atau perintah yang dilakukan oleh komputer. Perangkat tersebut antara lain monitor, printer, plotter, speaker, dan lain lainnya

Untuk menghubungkan perangkat input dan perangkat output ke komputer dengan menghubungkan dengan kabel ke port yang ada di komputer. Berikut ini gambar port-port yang ada di komputer untuk menghubungkan ke konektor periferal.
1. Port PS/2
2. Port USB
3. Port Serial
4. Port Paralel

21 Maret 2014

Mengajari Anak Mencintai Membaca

Pagi ini sekitar jam 6 pagi, kupacu sepeda motorku menuju IAIN Tulungagung, sudah sekitar 2 bulanan ini aku tidak menuju kesana untuk bermain badminton, pertama karena jaraknya lumayan jauh sekitar 20 menitan perjalanan, yang kedua adalah semakin lama semakin sedikit yang ikut bermain, kalau dulu bisa main 2 kali, sekarang jarang bisa melakukannya.
Bertemu kembali dengan Pak Teguh, Pak Aibak, Pak Rifai, Pak Is, Komari, di tambah lagi dengan beberapa orang, Ustad Nuryani, Pak Abad, dll. Lumayan setelah main 2 kali tubuh ini dibanjiri oleh keringat.
Setelah selesai permainan atau game yang pertama sempat berbincang-bincang dengan Ustadz Nuryani, ketika masih menjadi mahasiswa beliau adalah dosenku, dosen untuk mata kuliah Bahasa Arab. Sudah lama sekali tidak bertemu dengan ustad Nuryani, secara tidak sengaja kita berbincang-bincang tentang anak, beliau mengungkapkan ketika mendidik anak haruslah benar-benar bersungguh dan penuh perhatian. Juga bercerita bagaimana istrinya yang saat itu mengajar di 2 sekolah harus berhenti mengajar di 1 sekolahnya, hanya mengajar di satu tempat itupun hanya 1 hari, saat beliau tidak mengajar di kampus.
Beliau menceritakan bagaimana upaya beliau bagaimana mengajari anak untuk mencintai membaca dan mencintai buku, ketika mengaji anak diletakkan di dekat atau dipangku istilah jawanya,  meskipun saat itu belum bisa membaca, kemudian disudut sudut  ruang diletakkan buku, jadi dimana-mana dirumah ada bukunya, meskipun ada boneka tetapi letaknya di kamar tidur saja. Jadi, kata beliau disini adalah memberi contoh dan tauladan kepada anak secara langsung. Sehingga anak akan mencintai membaca dan buku. Sampai-sampai di rumah beliau tidak ada TV, sehingga anak akan fokus terhadap sekitarnya yang kesemuanya dipenuhi dengan buku-buku. Karena dengan anak mencintai membaca, maka orangtua akan mudah untuk mengarahkannya.  
Sekarang anak beliau yang pertama sudah duduk di kelas 5, mengenai prestasi anak beliau itu sering rangking 1 atau ke kedua. Semoga bisa belajar dari beliau.
Utara alun alun Tulungagung
21 Maret 2014

18 Maret 2014

Menciptakan Kebanggaan

Kusibak kabut pagi dengan deru motorku, sering kuusap kaca helmku biar pandanganku tidak kabur, tidak seperti biasanya memang pagi ini kabut begitu pekat sehingga agak menghalagi pandangan mataku, sehingga aku tidak berani memacu motorku agak kencang. Kalau biasanya kecepatanku sekitar 80 km/jam,  kali ini hanya sekitar 40 km/jam.
Rasa capek masih menyergap tubuhku, karena tadi malam sampai di Kampus sekitar jam 12 malam, tetapi rasa capek itu tidak mengurangi semangatku untuk melakukan aktivitas hari ini, dalam perjalanan kemarin banyak hal yang bisa aku pelajari, banyak hal yang bisa memunculkan ide-ide kreatif apa yang harus ku kerjakan selama beberapa waktu ke depan.
Memang seperti itulah setiap perjalanan yang kulakukan pasti akan memunculkan ide-ide dan hal-hal baru, karena perjalanan bagiku adalah keluar dari kebiasaan sehari-hari yang selalu membelenggu kreativitas kita untuk mengerjakan sesuatu. Karena ada batasan jam dan waktu. Jam 6.00 pagi misalnya harus berangkat ke tempat kerja dan itu menempuh jarak lebih dari 30 km.  Jam 1.30 siang aku harus meluncur lagi ke tempat yang berbeda untuk melakukan aktivitas menempuh jarak 15 km. tetapi sampai saat ini aku bisa menikmati itu semua, bahwa itulah bagian dari perjalanan hidupku, bahwa dengan aktivitas yang aku jalani ini adalah sebuah proses untuk mencapai apa yang kuinginkan untuk mencapai apa yang aku cita-citakan.
Resiko tidak selalu bisa di dekat dengan istri dan anak,  menjadi sebuah handicap tersendiri, tetapi memang hal itu harus dilakukan. Ingin mencapai sesuatu memang perlu sebuah pengorbanan, tetapi aku berusaha menebusnya diwaktu-waktu tertentu untuk bisa membuat mereka tersenyum dan tertawa dengan kebersamaan sebagai sebuah keluarga.
Senin 17 Maret 2014, kalau biasanya hanya bisa memandang Pak Dr. H. Suryadarma Ali yang sekarang menjabat sebagai Menteri Agama lewat Televisi, hari ini bisa langsung bertatap muka dengan beliau di Hotel Utami Sidoarjo dalam sebuah acara yang diadakan Kopertais Wilayah IV Surabaya. 
Dalam pidatonya beliau mengungkapkan bahwa beliau belum merasa puas dengan Pendidikan Islam, meskipun sudah melakukan perubahan-perubahan yang menuju perbaikan. Beliau juga menyampaikan hendaknya diadakan suatu Rakornas Pendidikan Islam yang bisa memunculkan cetak biru perjalanan Pendidikan Islam tahun 2014 -2025. Sehingga kita bisa mengetahui kemana Pendidikan Islam diarahkan. Kepada para hadirin, beliau juga menyampaikan bahwa kita harus tahu kualitas apa yang ingin dicapai, jadi kita tidak hanya bangga dengan apa yang telah kita capai tetapi juga bisa menciptakan kebanggaan-kebangaan baru.

Sebuah Catatan di pagi yang hangat

Durenan 18 Maret 2014 .

11 Maret 2014

Penjadwalan CPU

Penjadwalan CPU adalah pemilihan proses dari antrian ready untuk dapat dieksekusi. Penjadwalan CPU merupakan konsep dari multiprogramming, dimana CPU digunakan secara bergantian untuk proses yang berbeda. Suatu proses terdiri dari dua siklus yaitu Burst I/O dan Burst CPU yang dilakukan bergantian hingga proses selesai. Penjadwalan CPU mungkin dijalankan ketika proses:

    running ke waiting time
    running ke ready state
    waiting ke ready state
    terminates

Proses 1 dan 4 adalah proses Non Preemptive, dimana proses tersebut tidak bisa di- interrupt, sedangkan 2 dan 3 adalah proses Preemptive, dimana proses boleh di interrupt.
Pada saat CPU menganggur, maka sistem operasi harus menyeleksi proses-proses yang ada di memori utama (ready queue) untuk dieksekusi dan mengalokasikan CPU untuk salah satu dari proses tersebut. Seleksi semacam ini disebut dengan shortterm scheduler (CPU scheduler).

Komponen yang lain dalam penjadwalan CPU adalah dispatcher, Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyeleksian proses yang dilakukan selama short-term scheduling . Waktu yang diperlukan oleh dispatcher untuk menghentikan suatu proses dan memulai proses yang lain disebut dengan dispatch latency.

Jika dalam suatu proses Burst CPU jauh lebih besar daripada Burst I/O maka disebut CPU Bound. Demikian juga sebaliknya disebut dengn I/O Bound.

1. Penjadwalan Preemptive

Penjadwalan Preemptive mempunyai arti kemampuan sistem operasi untuk memberhentikan sementara proses yang sedang berjalan untuk memberi ruang kepada proses yang prioritasnya lebih tinggi. Penjadwalan ini bisa saja termasuk penjadwalan proses atau I/O. Penjadwalan Preemptive memungkinkan sistem untuk lebih bisa menjamin bahwa setiap proses mendapat sebuah slice waktu operasi. Dan juga membuat sistem lebih cepat merespon terhadap event dari luar (contohnya seperti ada data yang masuk) yang membutuhkan reaksi cepat dari satu atau beberapa proses. Membuat penjadwalan yang Preemptive mempunyai keuntungan yaitu sistem lebih responsif daripada sistem yang memakai penjadwalan Non Preemptive.

Dalam waktu-waktu tertentu, proses dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori: proses yang memiliki Burst M/K yang sangat lama disebut I/O Bound, dan proses yang memiliki Burst CPU yang sangat lama disebut CPU Bound. Terkadang juga suatu sistem mengalami kondisi yang disebut busywait, yaitu saat dimana sistem menunggu request input(seperti disk, keyboard, atau jaringan). Saat busywait tersebut, proses tidak melakukan sesuatu yang produktif, tetapi tetap memakan resource dari CPU. Dengan penjadwalan Preemptive, hal tersebut dapat dihindari.

Dengan kata lain, penjadwalan Preemptive melibatkan mekanisme interupsi yang menyela proses yang sedang berjalan dan memaksa sistem untuk menentukan proses mana yang akan dieksekusi selanjutnya.

Lama waktu suatu proses diizinkan untuk dieksekusi dalam penjadwalan Preemptive disebut time slice/quantum. Penjadwalan berjalan setiap satu satuan time slice untuk memilih proses mana yang akan berjalan selanjutnya. Bila time slice terlalu pendek maka penjadwal akan memakan terlalu banyak waktu proses, tetapi bila time slice terlau lama maka memungkinkan proses untuk tidak dapat merespon terhadap event dari luar secepat yang diharapkan.

2. Penjadwalan Non Preemptive

Penjadwalan Non Preemptive ialah salah satu jenis penjadwalan dimana sistem operasi tidak pernah melakukan context switch dari proses yang sedang berjalan ke proses yang lain. Dengan kata lain, proses yang sedang berjalan tidak bisa di- interupt.

Penjadwalan Non Preemptive terjadi ketika proses hanya:

1. Berjalan dari running state sampai waiting state.

2. Dihentikan.

Ini berarti CPU menjaga proses sampai proses itu pindah ke waiting state ataupun dihentikan (proses tidak diganggu). Metode ini digunakan oleh Microsoft Windows 3.1 dan Macintosh. Ini adalah metode yang dapat digunakan untuk platforms hardware tertentu, karena tidak memerlukan perangkat keras khusus (misalnya timer yang digunakan untuk meng interupt pada metode penjadwalan Preemptive).

    Shortest Job First (SJF)

Pendekatan  SJF berbeda dengan FCFS, algoritma SJF tergantung dengan panjang proses yang ada pada queue. Ketika CPU akan melakukan  proses, CPU akan memilik proses dengan CPU burst paling kecil. SJF dapat bekerja dengan mode preemptive maupun non-preemptive.

2. Round Robin (RR)

Round Robin hampir mirip dengan FCFS akan tetapi terdapat proses perpindahan antar proses dimana satu proses melakukan interupsi terhadap proses yang lainnya atau disebut juga dengan preemptive. Proses preemptive dengan menggunakan time quantum atau time slice.

Dengan time slice sebesar 4 ms, penjadwalan yang terjadi adalah sebagai berikut:
P1 mendapatkan kesempatan pada 4 ms (time slice) pertama, karena P1 > time slice maka P1 hanya akan diproses selama time slice, sisa P1 sebesar P1 – time slice akan di preemptive-kan. Selanjutnya penjadwalan akan beralih ke P2, karena P2 < time slice maka P2 diproses hingga selesai, setelah itu penjadwalan beralih ke P3 dan seterusnya.

Waiting Time P1 = 0 + (10 – 4) = 6
Waiting Time P2 = 4
Waiting Time P3 = 7
Average Waiting Time = (6 + 4 + 7 )/3 = 5.66 ms

Pada algoritma RR, tidak ada proses yang dikerjakan dalam satu waktu lebih dari time slice yang disediakan. Jika terdapat n proses pada queue dengan time slice sebesar q, maka setiap proses akan mendapatkan waktu 1/n dengan masing-masing proses sebesar q .Setiap proses akan menunggu setidaknya sebanyak (n-1)x q untuk proses selanjutnya. Sebagai contoh terdapat 5 proses dengan time slice sebesar 20 ms maka masing-masing proses akan mendapatkan waktu sebanyak 20 ms setiap 100 ms.

Performance dari RR tergantung pada ukuran time slice. Jika time slice terlalu besar maka RR akan sama atau mendekati performance FCFS. Akan tetapi jika time slice kecil maka muncul problem context switch yang terlalu banyak, yaitu proses perpindahan dari satu proses ke proses lain yang akan menimbulkan permasalahan. Hal ini terjadi karena perbedaan kecepatan processor dan memori, dengan terjadinya perpindahan yang terlalu sering proses pembacaan CPU ke memori dan sebaliknya akan membebani sistem.

19 Februari 2014

Deadlock

Deadlock adalah keadaan dimana 2 atau lebih proses saling menunggu meminta resources untuk waktu yang tidak terbatas lamanya. Analoginya seperti pada kondisi jalan raya dimana terjadi kemacetan parah. Deadlock adalah efek samping dari sinkronisasi, dimana satu variabel digunakan oleh 2 proses. Deadlock bisa digambarkan sebagai berikut :

Kejadian Deadlock selalu tidak lepas dari sumber daya, bahwa hampir seluruhnya merupakan masalah sumber daya yang digunakan bersama-sama. Oleh karena itu, kita juga perlu tahu tentang jenis sumber daya, yaitu: sumber daya dapat digunakan lagi berulang-ulang dan sumber daya yang dapat digunakan dan habis dipakai atau dapat dikatakan sumber daya sekali pakai.
Sumber daya ini tidak habis dipakai oleh proses mana pun.Tetapi setelah proses berakhir, sumber daya ini dikembalikan untuk dipakai oleh proses lain yang sebelumnya tidak kebagian sumber daya ini. Contohnya prosesor, Channel I/O, disk, semaphore. Contoh peran sumber daya jenis ini pada terjadinya Deadlock ialah misalnya sebuah proses memakai disk A dan B, maka akan terjadi Deadlock jika setiap proses sudah memiliki salah satu disk dan meminta disk yang lain. Masalah ini tidak hanya dirasakan oleh pemrogram tetapi oleh seorang yang merancang sebuah sistem operasi. Cara yang digunakan pada umumnya dengan cara memperhitungkan dahulu sumber daya yang digunakan oleh proses-proses yang akan menggunakan sumber daya tersebut. Contoh lain yang menyebabkan Deadlock dari sumber yang dapat dipakai berulang-ulang ialah berkaitan dengan jumlah proses yang memakai memori utama.Ada empat kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya deadlock. Keempat kondisi tersebut tidak dapat berdiri sendiri, namun saling mendukung.
1. Mutual exclusion. Hanya ada satu proses yang boleh memakai sumber daya, dan proses lain yang ingin memakai sumber daya tersebut harus menunggu hingga sumber daya tadi dilepaskan atau tidak ada proses yang memakai sumber daya tersebut.
2. Hold and wait. Proses yang sedang memakai sumber daya boleh meminta sumber daya lagi maksudnya menunggu hingga benar-benar sumber daya yang diminta tidak dipakai oleh proses lain, hal ini dapat menyebabkan kelaparan sumber daya sebab dapat saja sebuah proses tidak mendapat sumber daya dalam waktu yang lama.
3. No preemption. Sumber daya yang ada pada sebuah proses tidak boleh diambil begitu saja oleh proses lainnya. Untuk mendapatkan sumber daya tersebut, maka harus dilepaskan terlebih dahulu oleh proses yang memegangnya, selain itu seluruh proses menunggu dan mempersilahkan hanya proses yang memiliki sumber daya yang boleh berjalan.
4. Circular wait. Kondisi seperti rantai, yaitu sebuah proses membutuhkan sumber daya yang dipegang proses berikutnya.

    STRATEGI MENGATASI DEADLOCK :

Add beberapa cara untuk menanggulangi terjadinya deadlock, diantaranya adalah:

a. Mengabaikan masalah deadlock.
b. Mendeteksi dan memperbaiki
c. Penghindaran yang terus menerus dan pengalokasian yang baik dengan menggunakan protokol untuk memastikan sistem tidak pernah memasuki keadaan deadlock. Yaitu dengan deadlock avoidance sistem untuk mendata informasi tambahan tentang proses mana yang akan meminta
dan menggunakan sumber daya.
d. Pencegahan yang secara struktur bertentangan dengan empat kondisi terjadinya deadlock dengan deadlock prevention sistem untuk memastikan bahwa salah satu kondisi yang penting tidak dapat menunggu.

    MENGABAIKAN MASALAH DEADLOCK

Untuk memastikan sistem tidak memasuki deadlock, sistem dapat menggunakan pencegahan deadlock atau penghindaran deadlock. Penghindaran deadlock membutuhkan informasi tentang sumber daya yang mana yang akan suatu proses meminta dan berapa lama akan digunakan. Dengan informasi tersebut dapat diputuskan apakah suatu proses harus menunggu atau tidak. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sumber daya, apakah ia sedang digunakan oleh proses lain atau tidak.
Metode ini lebih dikenal dengan Algoritma Ostrich. Dalam algoritma ini dikatakan bahwa untuk menghadapi Deadlock ialah dengan berpura-pura bahwa tidak ada masalah apa pun. Hal ini seakan akan melakukan suatu hal yang fatal, tetapi sistem operasi Unix menanggulangi Deadlock dengan cara ini dengan tidak mendeteksi Deadlock dan membiarkannya secara otomatis ematikan program sehingga seakan-akan tidak terjadi apa pun. Jadi jika terjadi Deadlock, maka tabel akan penuh, sehingga proses yang menjalankan proses melalui operator harus menunggu pada waktu tertentu dan mencoba lagi.

    MENDETEKSI DAN MEMPERBAIKI

Caranya ialah dengan cara mendeteksi jika terjadi deadlock pada suatu proses maka dideteksi sistem mana yang terlibat di dalamnya. Setelah diketahui sistem mana saja yang terlibat maka diadakan proses untuk memperbaiki dan menjadikan sistem berjalan kembali.

Jika sebuah sistem tidak memastikan deadlock akan terjadi, dan juga tidak didukung dengan pendeteksian deadlock serta pencegahannya, maka kita akan sampai pada kondisi deadlock yang dapat berpengaruh terhadap performance sistem karena sumber daya tidak dapat digunakan oleh proses sehingga proses-proses yang lain juga terganggu. Akhirnya sistem akan berhenti dan harus direstart.

Hal-hal yang terjadi dalam mendeteksi adanya Deadlock adalah:
• Permintaan sumber daya dikabulkan selama memungkinkan.
• Sistem operasi memeriksa adakah kondisi circular wait secara periodik.
• Pemeriksaan adanya deadlock dapat dilakukan setiap ada sumber daya yang hendak digunakan
oleh sebuah proses.
• Memeriksa dengan algoritma tertentu.

Ada beberapa jalan untuk kembali dari Deadlock, yaitu:

    LEWAT PREEMPTION

Dengan cara untuk sementara waktu menjauhkan sumber daya dari pemakainya, dan  memberikannya pada proses yang lain. Ide untuk memberi pada proses lain tanpa diketahui oleh pemilik dari sumber daya tersebut tergantung dari sifat sumber daya itu sendiri. Perbaikan dengan cara ini sangat sulit atau dapat dikatakan tidak mungkin. Cara ini dapat dilakukan dengan  memilih korban yang akan dikorbankan atau diambil sumber dayanya untuk sementara, tentu saja harus dengan perhitungan yang cukup agar waktu yang dikorbankan seminimal mungkin. Setelah kita melakukan preemption dilakukan pengkondisian proses tersebut dalam kondisi aman. Setelah itu proses dilakukan lagi dalam kondisi aman tersebut.

    LEWAT MELACAK KEMBALI

Setelah melakukan beberapa langkah preemption, maka proses utama yang diambil sumber dayanya akan berhenti dan tidak dapat melanjutkan kegiatannya, oleh karena itu dibutuhkan langkah untuk kembali pada keadaan aman dimana proses masih berjalan dan memulai proses lagi dari situ. Tetapi untuk beberapa keadaan sangat sulit menentukan kondisi aman tersebut, oleh karena itu umumnya dilakukan cara mematikan program tersebut lalu memulai kembali proses. Meski pun sebenarnya lebih efektif jika hanya mundur beberapa langkah saja sampai deadlock tidak terjadi lagi. Untuk beberapa sistem mencoba dengan cara mengadakan pengecekan beberapa kali secara periodik dan menandai tempat terakhir kali menulis ke disk, sehingga saat terjadi deadlock dapat mulai dari tempat terakhir penandaannya berada.

    MEMATIKAN PROSES YANG MENYEBABKAN DEADLOCK

Cara yang paling umum ialah mematikan semua proses yang mengalami deadlock. Cara ini paling umum dilakukan dan dilakukan oleh hampir semua sistem operasi. Namun, untuk beberapa sistem, kita juga dapat mematikan beberapa proses saja dalam siklus deadlock untuk menghindari deadlock dan mempersilahkan proses lainnya kembali berjalan. Atau dipilih salah satu korban untuk melepaskan sumber dayanya, dengan cara ini maka masalah pemilihan korban menjadi lebih selektif, sebab telah diperhitungkan beberapa kemungkinan jika si proses harus melepaskan sumber dayanya.

Kriteria pemilihan korban ialah:
• Yang paling jarang memakai prosesor
• Yang paling sedikit hasil programnya
• Yang paling banyak memakai sumber daya sampai saat ini
• Yang alokasi sumber daya totalnya tersedkit
• Yang memiliki prioritas terkecil

    MENGHINDARI DEADLOCK

Pada sistem kebanyakan permintaan terhadap sumber daya dilakukan sebanyak sekali saja. Sistem sudah harus dapat mengenali bahwa sumber daya itu aman atau tidak (tidak terkena deadlock), setelah itu baru dialokasikan. Ada dua cara yaitu:
1. Jangan memulai proses apa pun jika proses tersebut akan membawanya pada kondisi deadlock, sehingga tidak mungkin terjadi deadlock karena pada saat akan menuju deadlock, proses sudah dicegah.
2. Jangan memberi kesempatan pada suatu proses untuk meminta sumber daya lagi jika penambahan ini akan membawa kita pada suatu keadaan deadlock.
Jadi diadakan dua kali penjagaan, yaitu saat pengalokasian awal, dijaga agar tidak deadlock dan ditambah dengan penjagaan kedua saat suatu proses meminta sumber daya, dijaga agar jangan sampai terjadi deadlock. Pada sistem deadlock avoidance (penghindaran) dilakukan dengan cara memastikan bahwa program memiliki maksimum permintaan. Dengan kata lain cara sistem ini
memastikan terlebih dahulu bahwa sistem akan selalu dalam kondisi aman. Baik mengadakan permintaan awal atau pun saat meminta permintaan sumber daya tambahan, sistem harus selalu berada dalam kondisi aman.

17 Februari 2014

SELAMAT ULANG TAHUN KE-3 NAK

Waktu demikian cepat berlalu, tak terasa usiamu sudah menginjak 3 tahun nduk, semakin besar. Di usiamu yang sudah 3 tahun ini, semoga abimu terus bisa belajar menjadi orang tua yang baik, bijak, bisa melimpahkan kasih sayang, menjadi tauladan yang baik dan bisa memberikan quality time, mengingat kesibukan abimu yang setiap hari harus berangkat jam 6 pagi pulang paling cepat saat isya berkumandang.

Nak, harapan setiap orang tua kepada anaknya adalah seorang anak bisa menjadi anak yang sholeh sholehah, menjadi anak yang dibanggakan, demikian juga dengan harapan orang tuamu ini, tetapi untuk menuju kesana, abi menyadari tidaklah mudah untuk  mendidik anak di zaman seperti sekarang ini.

Tetapi yakinlah nak, orang tuamu ini akan berusaha dengan sekuat tenaga, untuk bisa menjadi orang tua yang baik, yang tidak hanya ingin membentuk anaknya menurut egonya, tetapi menjadikan anak sebagai dirinya sendiri, sebagai sebuah pribadi yang bergerak menurut cara pandangnya tetapi tentu saja harus mempunyai tanggung jawab terhadap apa-apa yang kamu lakukan.

Bagi abimu ini tiada saat yang indah, kecuali saat melihatmu tersenyum, mendengar tawa, ocehanmu, imajinasimu, bisa mengajakmu berenang, bermain layang-layang, jalan-jalan, bersepeda, dll. Abi akan berusaha membuat engkau nyaman, aman, bergembira, tertawa dan berkembang sebagaimana mestinya.  

11 Februari 2014

Jadwal Tur Nusantara Timnas U-19

Tur Nusantara Timnas U-19


Timnas U-19

Berikut jadwal lengkap Tur Nusantara Timnas U-23:
vs PSS Sleman di Maguwoharjo, Senin (3/2/2014)
vs Persiba Bantul di Sultan Agung, Rabu (5/2/2014)
vs Pra PON DIY di Mandala Krida, Jumat (7/2/2014)
vs Pra PON Jateng di Manahan, Senin (10/2/2014)
vs PSIS Semarang di Jati Diri, Jumat (14/2/2014)
vs Persijab di Bumi Kartini, Senin (17/2/2014)
vs Persebaya U-21 di GBT, Jumat (21/2/2014)
vs Pra PON Jatim di Gelora Delta Sidoarjo, Senin (24/2/2014)
vs Arema U-21 di Kanjuruhan, Rabu (26/2/2014)
vs Persikoba (Malang United) di Brantas, Jumat (28/2/2014)
vs Persiba Balikpapan di Persiba, Senin (10/3/2014)
vs Pusam di Palaran, Jumat (14/3/2014)
vs Mitra Kukar di Aji Imbut, Senin (17/3/2014)

13 Januari 2014

Menjadi Pengusaha Pemula

Menjadi pengusaha tidaklah mudah. Data menunjukkan bahwa tak banyak bisnis yang bisa melewati usia tiga tahun pertamanya. Karena itu mengetahui bagaimana pengusaha sukses yang berangkat dari bawah memulai bisnisnya akan menjadi tips yang berharga. Salah satunya dari Mark Cuban, pengusaha yang sukses mengembangkan bisnis TV kabel di Amerika.

Cuban menyebutkan rahasia sukses jadi pengusaha pemula (start-up):

1. Jangan memulai bisnis kecuali obsesi dan sesuatu yang Anda cintai.

2. Jika di awal-awal Anda sudah memiliki exit strategy, berarti bisnis yang Anda bangun bukan obsesi.

3. Rekrut orang yang menyukai bekerja di perusahaan Anda.

4. Ketahui bagaimana perusahaan Anda akan menghasilkan uang dan ketahui caranya.

5. Ketahui kompetensi utama Anda dan fokuslah kepadanya hingga melahirkan sesuatu yang luar biasa. Kalau perlu pekerjakan orang yang mampu mendorong Anda meningkatkan kompetensi Anda.

6. Apakah Anda merasa tertekan dengan waktu? Orang yang menyukai pekerjaannya, mereka akan menemukan cara bagaimana menggunakan waktu sebaik mungkin untuk pekerjaannya.

7. Bukalah kantor yang mampu menjaga semua orang selaras dengan apa yang sedang terjadi dan mampu menjaga energi mereka. Tidak ada privasi di perusahaan pemula. Jika ada karyawan yang meminta privasi, tunjukkan bagaimana ia bisa mengunci diri di kamar mandi.

8. Sepanjang itu menyangkut teknologi, ketahui apa yang ingin Anda ketahui meski kadang biayanya tidak murah. Misalnya, jika tahu Apple baik, gunakan saja. Ini dimungkinkan karena jumlah karyawan masih sedikit sehingga biayanya tak terlalu mahal. Biarkan karyawan menggunakan apa yang mereka tahu.

9. Biarkan organisasi flat (tak ada hierarki). Jika ada manajer yang melapor ke manajer lainnya dalam organisasi perusahaan pemula, Anda akan gagal. Di perusahaan pemula, jika Anda memiliki manajer yang harus melapor ke manajer yang lain, Anda sedang membangun politik.

10. “Sebuah tanda kegagalan untuk startup adalah ketika seseorang mengirimi saya polo shirt berlogo nama perusahaannya,” kata Cuban. Jika orang-orang Anda di pameran dan di depan umum (menggunakan kaos berlogo itu), tidak apa-apa. Tetapi jika Anda benar-benar berpikir orang-orang atau tokoh-tokoh tertentu akan memakai polo shirt berlogo perusahaan Anda di luar atau sekitarnya, Anda keliru. Itu menunjukkan Anda tidak tahu bagaimana membelanjakan uang Anda.





Diambil dari Andriewongso.com

11 Januari 2014

Menjadi yang Terbaik

Dudukku disudut ruang baca perpustakaan daerah. Mata ini leluasa memandang segala jurusan, ada seorang gadis berkerudung hitam sibuk membaca, ada juga seorang gadis duduk disamping  dan membelakingiku, di T-shirtnya terdapat tulisan Hokage 2 sedang menulis dari apa yang dibacanya, seorang laki-laki yang berjanggut sibuk membolak-balikkan majalah mencari sesuatu yang diinginkan, senyum manis dari mbak Yayuk penjaga perpustakaan. Dan beberapa orang lain yang sedang mencari buku di rak buku.

Waktu demikian cepat berlalu, kira-kira 10 tahunan yang lalu saat usiaku masih belasan tahun, kusering mampir disini, (waktu itu Perpus Daerah Tulungagung masih berada di Utara Alun-alun sekarang sudah ada di Timur Alun-alun Tulungagung).bisa dikatakan hampir tiap hari, untuk sekedar membaca, tuk memenuhi rasa keingintahuanku akan sesuatu hal, mulai dari bacaan ringan seperti novel, cerpen, koran, majalah, sampai buku yang lumayan berat untuk anak seusiaku pada waktu itu, buku tentang filsafat dan psikologi. Bahkan pernah juga iseng ku hitung, sekitar 6 sampai 8 jam aku berada diperpustakaan, waktu itu memang ada acara khusus, yakni membaca buku untuk dibuat karya tulis ilmiah dan sekaligus mempresentasikannya.

Kusandarkan tubuku di kursi warna kuning, kulemparkan pandangan mataku keluar, melewati jendela, bisa kulihat lalu lalang kendaraan, sedikit bisa merefresh mata dari kepenatan menekuni huruf-huruf yang tersaji dan terkumpul dalam sebuah buku.  “ Nak masa depan ada ditanganmu sendiri, engkaulah yang menentukan kemana arah hidupmu, orang tua hanya bisa memberikan semangat dan mendoakan, tetapi engkaulah yang wajib berusaha, dan merubah hidupmu, setelah kewajibanmu berusaha sudah, pasrahkanlah semuanya kepada Allah, karena Dia-lah yangmenentukan.

Kata-kata itu sering menjadi pelecut semangat dalamku melangkah, menahan badai dan gelombang kehidupan yang datang silih berganti. Yah, kewajiban manusia itu hanyalah berusaha sebaik mungkin, melakukan apa yang ia bisa, melakukan sesuai dengan kata hati, tetapi yang perlu diingat semuanya nanti akan bermuara kepada-Nya, kepada Sang Maha Pencipta, Kepada Tuhan Yang Satu.