25 Agustus 2020

Mengenal Makna Daun (Belajar Hidroponik bagian Tujuh belas)

Mengenal Makna daun

Warna kuning memancar dari daun tanaman, berarti ada yang salah dengan tanaman sayuranku, ada hal yang harus diperbaiki dengan kondisi dan keadaannya. Semua berhubungan dengan pemberian nutrisi, sinar matahari dan keadaan lingkungan.

Belajar dan berusaha mengenal kondisi daun untuk mencari solusi dari setiap permasalahan, perlu ketelatenan dan kalau perlu dicatat agar ke depannya bisa diingat dan paham, bagaimana makna makna dari kondisi daun.

Jika ppmnya rendah, bagaimana cirinya, berarti salah satu langkahnya adalah menambah nutrisi. Jika ppmnya rendah, bagaimana cirinya, berarti salah satu caranya mengatasinya adalah menambah air. Mempertahankan PH air di 5,5 – 6, bagaimana caranya, agar penyerapan nutrisi bisa maksimal, perlu PH up, PH downkan atau secara alami. Ketika hama menyerang, ketika virus menyerang, apa cirinya, apa solusinya dan masih banyak yang lainnya.

Belajar itu butuh proses, waktu dan biaya. Tidak langsung bisa dengan sendirinya. Menikmati proses belajar secara bertahap agar semua melekat dan mendarah daging. Jika ingin lebih cepat bisa dilakukan dengan membeli waktu dengan cara mendatangi orang orang yang sudah lama berkecimpung, bersilaturahmi, bertanya, kalau begini apa solusinya, kalau begitu apa solusinya. Karena mereka sudah berproses terlebih dahulu.

Terpenting semua itu dilakukan, tidak hanya dipikirkan dan diangankan. Menjadi praktisi dan tidak sekedar bicara saja, karena dari apa yang dikerjakan itulah kita akan banyak belajar. Dari masalah itulah akan membuat kita dewasa, kita dituntut untuk bersikap menentukan langkah dan solusinya.   

Pembudidaya Ikan dan Petani Hidroponik

 

24 Agustus 2020

Matkul SIM

RPS SIM download

1.   Konsep Dasar Sistem (Konsep Dasar Sistem) (Sistem Informasi Manajemen) 
2.   Konsep Dasar Teknologi Informasi (download) 
3.   Konsep Fakta, Data dan Informasi (download)
4.   Konsep Sistem Informasi Manajemen (download)
5.   Konsep Dasar Manajemen dalam Sistem Informasi Manajemen (download)
6.   Konsep Organisasi dalam Sistem Informasi Manajemen (download)
7.   Pengambilan Keputusan Berbasis Sistem Informasi (download)
8.   UTS (Download)
9.   Konsep Teknologi dan Sistem Informasi Untuk Sistem Informasi Manajemen (download)
10. Aplikasi Sistem Informasi pada fungsi dan level organisasi (download)
11. Sistem informasi Strategis dan Sistem Antarorganisasi (download)
12. Aplikasi Sistem Informasi Pendukung dalam Sistem Informasi Manajemen (download)
13. Database dan Sistem Manajemen Basis Data (download)
14. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Sistem Informasi Manajemen (download)
15. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (download)
16. UAS

 

 

Kuping Lebar Milik Bayern Munchen

Pertemuan Bayern Munchen dan PSG di Final Liga Champion  tadi pagi adalah final ideal, yang mempertontonkan pertandingan antara sepak bola atraktif dan pertahanan terbaik.  Permainan yang cair silih berganti saling serang.  Walaupun akhirnya Bayer Munchen menjadi juara kembali setelah terakhir mengangkat si kuping lebar pada 2013, melalui gol tunggal lewat kepala Kingsley Coman pada menit 59. Yang juga pernah menjadi pemain PSG.  

Hansi Flick mampu memadukan pemain senior yunior, dan Tuchel dengan permainan pertahanan terbaik dan serangan cepat dari para pemain depan. Permainan posisional play ala Flick mampu diterjemahkan dengan baik oleh pemain.  Posisional play adalah sebuah taktik untuk memanipulasi lawan hanya dengan pemosisian yang tepat, pemain paham harus berposisi dimana saat kondisi tertentu. Misal menggunakan posisional play untuk memecahan tekanan lawan, kelebihan lainnya adalah para pemainnya mampu bermain di beberapa posisi, alaba bisa kembali ke posisi fullback dan Muller si penafsir ruang, yang mampu menjadi second striker, second winger sesuai ruang yang bisa dieksploitasi .

Pertandingan mengalahkan Barcelona dengan 8 – 2 akan menjadi pertandingan yang sulit dilupakan sepanjang sejarah Liga Champion. Permainan Munchen yang baik dan terstruktur, variasi build up serangan yang bervariasi mampu mengobrak abrik Barca yang sudah menurun jauh.  Di bawah Flick bayern menjadi tim yang komplit. Kelebihanya lagi mampu menjadikan functional role dengan baik, tim yang fluid,  pemain tidak terpaku pada satu posisi, misal harus ada pemain yang berfungsi menjaga kelebaran, maka siapapun pemain yang terdekat dengan fungsi tersebut akan mengisi posnya, interchange posisinya terjadi secara natural. Saat menyerang bisa bermain penguasaan bola atau direct pass untuk mengekploitasi pertahanan lawan.

PSG dibawah Tuchel mampu memainkan Tiki taka, penguasaan bola pendek merapat yang cepat untuk memindahkan posisi bola.  Mempunyai organisasi permainan yang baik pula, permainan tanpa bolanya apik. Permainan taktis  dengan memanfaatkan skill dewa ala neymar dan permainan cepat mbape dan dimaria.

Dalam permainan memang ada kalah dan menang, tapi saya lebih menyukai permaiannya itu sendiri. Saya tidak terlalu fanatik dengan tim. Di Inggris suka Arsenal, Jerman senang Munchen, Spanyol Real Madrid, Itali dengan Milan. Teman teman saya sudah tahu itu, karena saat main PS, saya sering menggunakan klub klub itu untuk bermain. 

Jadi selamat kepada Munchen karena telah mendapat si Kuping Lebar, dan trible winner. Demikian juga untuk PSG yang meraih trible winner meski hanya di lokal saja, untuk meraih juara di Champion harus bersabar lagi.

 


23 Agustus 2020

Roti Bakar Buat Keluarga

Malam minggu ini kupulang seperti biasanya, selepas  Isya menuju rumah, setelah perjalanan sekitar 30 – 45 menitan, sampailah di perempatan kidangan, motorku kuarahkan ke timur kira kira 100 – 200 meteran, tidak sampai jalan ke utara yang menuju stasiun. Di selatan jalan ada yang berjualan roti bakar. Biasanya aku membeli disini, anak dan istriku menyukai roti bakar disini. Karena enak dan tidak eneg.

Hari rabu yang lalu kak Zha minta dibelikan roti bakar,  maka hari ini kubelikan roti bakar permintaannya. Hitung hitung aku senang karena sekitar 3 minggu ini. Kak Zha menambah aktivitas belajarnya dengan belajar di Madrasah Diniyah selepas maghrib sampai dengan jam 19.30 WIB. Kegiatannya full dari pagi jam 5 - 6 jadwal mengaji pagi, pulang ke rumah siap siap pembelajaran daring, sore hari jam 3 mengaji lagi, habis ashar tadarusan di mushola dilanjutkan sholat berjamaah di mushola, selepas maghrib berangkat ke madrasah.  Aktivitas yang padat untuk anak kelas 3 sekolah dasar.

Ada pemandangan yang tidak biasa, seperti hari di mana aku membeli roti bakar di sini. Ada anak kecil, ku taksir sekitar kelas 4, 5 atau 6 sekolah dasar, membantu melayani pemesan, tangannya begitu cekatan dan terampil, mengambil roti mengolesi keju, kemudian diserahkan kepada orang tuanya (perkiraan saja karena tidak tahu) untuk ditambahi dengan isian, berupa coklat, strawbery dan lain lain.

Setelah proses pembakaran selesai, dia membungkusnya dengan kertas coklat melapisinya dengan plastik putih bekas pembungkus  rotinya , kemudian menambah dengan plastik kresek warna hitam. Tangannya cekatan untuk melakukan itu semua. Setelah selesai kemudian berjalan kepada pemesan untuk memberikan pesanan roti bakar sesuai permintaan. Menerima uang pembelian, berjalan ke gerobak, menghitung uang kembalian, berjalan kembali memberikannya uang kembalian. Hal itu dilakukan 3 – 4 kali sebelum  giliranku tiba.

Ada hal yang membuatku terpana, di usianya yang masih belia dan di tengah tengah melakukan aktivitasnya dia masih bisa tersenyum, berarti dia menikmati apa yang dilakukannya.  Hatiku tersentuh dan tergerak. Pembelajaran karakter yang baik, pendidikan untuk belajar berwirausaha, berusaha yang baik, sejak dini sudah dikenalkan kepada anak, dan anak bisa menikmati melakukan itu semua.  

Banyak hal yang bisa dipelajari, cekatannya berarti dia sudah sering melakukannya. Menerima uang dan memberi uang kembalian, berarti dia pembelajar yang baik, mampu mengaplikasinnya ilmu hitung dengan baik. Bayangkan kalau salah dalam menghitung tentunya pasti rugi dan tentu saja mendapat komplain dari pembeli. Dan yang membuat saya salut adalah, dia masih bisa tersenyum.

Ketika giliranku menerima pesanan. “berapa dik”?  tanyaku dengan sengaja karena aku sudah tahu harganya berapa, kemudian dia menjawabnya sambil tersenyum. “ini ya uangnya, sisanya buat adik saja”!. Ucapku kemudian.  “matur suwun” jawabnya sambil tetap  tersenyum dan dia merasa senang. Sejurus  kemudian aku berlalu dan mengambil motor untuk pulang ke rumah.

 “Assamu’alaikum”, “ waalaikum salam”. Ku berjalan masuk ke rumah. “ini roti bakarnya kak,”, “terima kasih yah”. Seulas senyum menyungging di bibir anak sulungku, dan wajahnya berbinar ceria menerima bungkusan yang kuberikan kepadanya. Kubelikan sesuai kesukaannya. Anak sulung dan istriku sukanya rasa coklat, sedang anakku kedua suka selain rasa coklat, maka kupilihkan rasa strawbery. Sayangnya adik Zi sudah terlelap dalam mimpinya. Jarum jam pendek besar sudah menunjukkan angka 8 malam. Alhamdulillah sudah sampai dirumah dengan selamat.