25 Juni 2022

INGIN MENGGODA ADIK SAJA

Mengantar Jemput anak ke sekolah adalah hal yang mengasikkan bagi saya, karena saya merasakan bisa lebih akrab dan intim dengan anak. Ada banyak hal yang bisa dibicarakan dalam perjalanan, dari hal hal yang remeh temeh sampai ke hal serius.

Biasanya perbincangan yang muncul adalah terkait belajar, seperti PRnya sudah dikerjakan belum, ada pelajaran yang kurang dimengerti, serta kesulitan-kesulitan lain dalam belajar. Hubungan dengan teman-temanya disekolah atau dipondok, lebih sering saya hanya memancing dengan pertanyaan dan kakak bercerita kemudian saya hanya mendengarkan saja.

2 hari lalu saya sedikit berbicara serius dengannya, terkait hubungannya dengan adik, mengapa istri dan saya lebih memperlihatkan adiknya dari pada dia sendiri. Ada beberapa hal yang saya jelaskan mengapa terlihat lebih dekat dengan adiknya, tetapi di awal sudah saya sampaikan, bahwa kami sama sama menyayangi keduanya, tidak ada yang lebih disayangi, semuanya sama. Dan saya jelaskan juga kami berusaha memberikan porsi yang sama, walaupun memang caranya berbeda.

Karena adik masih kecil dan belum dewasa, maka perlu perhatian yang lebih, misal, mandi, makan, memakai baju dan lain lain, adik belum bisa sepenuhnya mengerjakan sendiri. Sedangkankan kakak kan sudah bisa mengerjakan semuanya sendiri. Bukan berarti pilih kasih tetapi karena adik memerlukan perhatian yang lebih, jadi kakak tidak perlu cemburu kepada adik.

“Kenapa kakak sering menggoda adik, terkadang sampai menangis” tanyaku. “Ya pengin ae njarake adik”, ujar kakak. artinya hanya ingin menggoda saja. Aku hanya tersenyum simpul mendengar jawaban dari kakak. Ada sifat jahil juga kakak ini, batinku dalam hati.

Pulang sekolah hari ini, saya ajak kakak untuk beli sesuatu, bakso atau makanan apa gitu, tetapi kakak tidak mau, “minta es krim saja” katanya. Ya akhirnya kami mampir ke toko untuk membeli es krim, untuk dia sendiri, adiknya dan tak lupa untuk ibunya.

28 Mei 2022

PEDAGANG SAYUR  KELILING (ETEK)

 

Kaki melangkah perlahan menikmati kesegaran udara pagi, kesejukan terasa mengalir memenuhi tubuh. kuarahkan langkahku menuju pusat Pasar Kamulan, pandangan kuarahkan menuju sekeliling, banyak motor yang diberi srandul dan motor beroda tiga untuk tempat meletakkan barang-barang beliannya, yang nantinya akan dijual kembali.

Suasana masih pagi, namun aktivitas ekonomi sudah bergerak, paling tidak pedagang sudah mulai membuka lapaknya sejak tengah malam, jika tidak berangkat lebih awal maka akan kehilangan pembelinya. Jika kesiangan maka pasar sudah sepi.

Waktu saya kecil, pasar adalah pusat jual beli, tapi sekitar 15 – 10 tahun belakangan hal tersebut mulai berubah, seiring perubahan jaman, kesibukan dan kebutuhan, banyak orang yang lebih senang menunggu penjual yang berkeliling hasil belanjaannya dari pasar di depan rumah, tidak harus datang menuju pasar dipagi hari, kalau jarak rumahnya dekat tidak akan menjadi masalah. Tetapi jika agak jauh maka akan memerlukan waktu dan tenaga.

Jika menunggu di depan rumah, menunggu penjual yang berkeliling (istilah ngetrennya pedagang etek) tentunya akan lebih menyingkat waktu dan tenaga, segera memasaknya untuk keperluan kelurga, misal, bagi yang mempunyai anak usia sekolah, paling tidak jam 06.15 – 06.30 pagi, anak anak sudah harus sarapan pagi kemudian berangkat menuju sekolah atau bagi pekerja kantoran jam 7 pagi sudah harus berada di kantornya untuk bekerja.

Pedagang etek menjadi fenomena sendiri, rejeki tidak hanya menjadi milik pedagang yang mempunyai lapak dipasar, tetapi juga dimiliki pedagang sayur keliling (etek), semuanya simbiosis mutualisme, saling menguntungkan, demikian juga dengan konsumen yang diuntungkan dengan hanya berada di depan rumah.

Pedagang Etek adalah penghubung antara pedagang besar yang mempunyai lapak dipasar dengan konsumen, pekerjaan yang mempunyai resiko kecil karena tidak perlu menyewa lapak dipasar, tapi sudah bisa untuk menghidupi keluarga. Untuk pejualnya juga tidak hanya didominasi oleh perempuan, banyak juga laki laki yang melakukannya.  Hanya perlu datang lebih pagi untuk membeli dagangan dan kemudian menjualnya berkeliling menuju rumah rumah konsumen.

Dalam sebuah situs online saya membaca bahwa pedagang etek mulai beraktivitas pada pukul 24.00 sampai jam 03.00, untuk membeli dagangan setelah itu sudah mulai berkeliling untuk menjajakan dagangannya. Keuntungan perharinya bisa mencapai Rp. 200.000,-, jika sepi pedagang bisa membawa pulang, Rp. 50.000,-Dari sisi kesejahteraan, berdagang sayur keliling lebih menjanjikan daripada pekerjaan buruh tani ataupun pekerja pabrik, Apakah anda tertarik untuk mejadi pedagang sayur keliling (etek) ?

 


 



 

 


 

01 November 2021

PEMILIHAN POMPA UNTUK BERHIDROPONIK (Belajar Hidroponik bagian Dua Puluh Lima)

Pompa merupakan bagian penting dalam berhidroponik, karena dengan pompa, air bisa dihisap kemudian didorong untuk mengaliri tanaman yang kita tanaman pada media. Dengan adanya pompa, air bisa memutar dari tandon dan kembali lagi ketandon.

Pada saat membeli pompa, harus diperhitungkan terlebih dahulu dengan memperhatikan beberapa hal mendasar, agar tidak terjadi pembelian yang percuma alias gagal atau tidak dipergunakan karena tidak sesuai dengan spesifikasi.

Beberapa hal mendasar yang harus diperhatikan sebelum membeli pompa adalah, pertama, jumlah lubang tanam serta jumlah jalur, kedua, debit air yang mengalir 2 liter/menit, ketiga ketinggian pompa menuju tempat tertinggi media tanam.   

Contoh, ada 27 jalur, masing masing panjangnya 8 m, ketinggian 2 meter, berapa pompa yang diperlukan ? Cara penghitungannya adalah 27 jalur x 2 liter, menghasilkan 54 liter/menit, kemudian dikalikan dengan 60 (1 jam 60 menit), 54 x 60 = 3240 liter/jam, maka carilah pompa yang spesifikasi ketinggiannya 2 meter dan 3240 ribu liter/jam. Itu minimalnya tetapi jangan memilih atau membeli yang sama, karena ada rumus sendiri terkait ketinggian.

Setelah kapasitas liter/jam kita temukan, berikutnya untuk penentuan akhir kita ukur ketinggian dari dasar tandon ke media yang tertinggi, (karena semakin tinggi media akan membuat semakin turun debit airnya.

Misal untuk 27 jalur, panjangnya 8 meter ketinggian 2 meter, kita memilih model P = 107 untuk ketinggian 5 m outputnya menghasilkan 5000 l/jam, maka untuk ketinggian 0 m = 5000 l/jam, untuk ketinggian 1 m = 4500 l/jam, untuk ketinggian 2 m = 4000 l/jam, jika ketinggian 2 meter maka debit air yang akan diperoleh adalah 4000 l/jam, anggaplah dikurangi 20 % (belokan dan lain lain 250), maka akan ditemukan kapasitas pompa tinggal 3750 l/jam. Maka jenis pompa diatas bisa dipilih untuk digunakan.

 


 


                         Gambar dan skala dari jenis pompa yang berbeda


24 Juli 2021

Review Pelatihan Hidroponik Dasar (Paramudita Community)

Pemateri Andrew Tang di Review oleh Adhis Ubaidillah

Mengapa berhidroponik, Karena berhidroponik itu dapat menghemat penggunaan air sampai dengan 90%, dapat menanam diberbagai tempat, seperti sudut rumah, tidak menggunakan tanah karena banyak bakteri ditanah, dapat  menanam sepanjang tahuan tanpa tergantung dengan musim tertentu. Selain itu juga terhindar dari berbagai macam penyakit yang bersumber dari tanah, seluruh nutrisi dan perawatan terkontrol seperti ppm, ph. Selanjutnya tanpa pestisida dan insektisida yang berlebihan dan berbahaya, pemeliharaanya lebih mudah dan terkontrol.

Perbedaan sistem penanaman hidroponik dan konvensional, pada tanah, lingkungan tanam tidak bersih, pupuk yang diberikan kurang efektif dan efisien, pupuk yang diberikan bereaksi dengan zat yang ada di dalam tanah sehingga merusak keseimbangan tanah, gulma mudah tumbuh di sekeliling jadi harus siap menyiangi, pertumbuhan tanaman kurang terkontrol, tanaman lebih mudah terserang hama karena sulitnya mengontrol lingkungan, kualitas dan kuantitas barang kurang maksimal, dan membutuhkan lahan yang luas.

Sedang hidroponik sebaliknya, lingkungan tanam harus bersih (dipaksa untuk bersih), pupuk diberikan lebih efektif dan efisien karena AB Mix langsung dimakan dan larut dalam akar sehingga pertumbuhan maksimal, pupuk yang diberikan tidak akan bereaksi dengan apapun karena hanya menggunakan air yang bersih, tanaman bebas gulna, pertumbuhan tanaman lebih terkontrol, tanaman lebih minimal terserang hama karena lingkungan terkontrol, dapat berproduksi dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi, lahan yang dibutuhkan lebih sedikit.

HIdroponik adalah cara menanam tanpa tanah, bertanama secara hidroponik tidak dapat dibandingkan dengan organik, karena organik adalah sistem pengelolaan atau perawatan tanaman, sistem organik tidak dapat dikelola dengan pemupukan organik. Tanaman hidroponik menyerap 13 unsur yang berbentuk ion sehingga langsung bisa diserap tanaman, kalau organik berbentuk molekul, sehingga tidak langsung diserap harus di rubah atau di proses dulu ke ion. Tanaman atau tumbuhan hanya bisa menyerap ion, ibaratnya adalah AB Mik itu makanan yang siap santap, sedang organik diberi bahan memasak kemudian harus dioleh terlebih dahulu   

Persamaan antara organik dan hidroponik, keduanya ramah lingkungan, tidak  merusak keseimbangan tanah, bebas pestisida berbahaya, sedang perbedaannya adalah organik perlu lahan luas, kebersihan dan Kesehatan lebih sulit terjaga, gulma mudah tumbuh disekeliling tanaman, pertumbuhan tanaman kurang terkontrol, pupuk yang diberikan kurang efektif dan efisien. Sedang hidroponik tidak memerlukan lahan luas, kebersihan dan Kesehatan terjaga, tanaman bebas gulma, pertumbuhan terkontrol, pupuk diberikan lebih efektif dan efisien.

Syarat tumbuh hidroponik, sinar matahari bisa digantikan dengan grow light, sirkulasi udara sekeliling instalasi, misal oksigen, panas tinggi, kelembapan, karbondioksida harus diperhatikan. Terhindar dari aiar hujan, hujan bisa berakibat mata kodok jamur, busuk pangkal batang. System instalasi harus tepat, manajemen instalasi juga harus benar. Perlu air bersih.

Sistem dasar hidroponik ada 6, NFT, Wick, Floating Raft/ Rakit apung, Drip/tetes, Ebb & Flow terakhir aeroponik, dalam berhidroponik buat sesimple mungkin, pengelolaan mudah, perawatan mudah.

Media tanam hidroponik, Arang Sekam, Cocopeat (sabut kelapa), arang kayu, akar pakis, Rockwool. Rockwool ada dua yakni chemical binder dan bio binder, untuk bio binder punya kelebihan pertumbuhan akar lebih bagus cocok untuk semaian.

Langkah mengatur PH di Tandon

1.   Cek dan sesuaikan dengan TDS (TDS air baku + Nutrisi =PPM)

2.   Lakukan cek PH larutan (rentang 6,0 – 6,3)

3.   Gunakan PH up dan Down sesuai kebutuhan (solusi terakhir)

Alat alat berhidroponik, netpot, kain flannel, seleng PF, Driper Stick, nepel ulir. Macam macam alat ukur, TDS & EC, PH Meter. TDS & EC, mengukur kandungan nutrisi yang terkandung do dalam air pada instalasi hidroponik. PH  meter mengukur asam dan basa larutan air yang digunakan pada instalasi hidroponik.

Melarutkan nutrisi dengan menyediakan dan mengukur kedua tempat yang akan digunakan. Air baku maksimal 30 ppm, pastikan air sesuai ketentuan sebelum dikocok atau diaduk.

 

Salam 1 tandon

1.   Instalasi NFT

Kemiringan 5 cm per 1 m, debit air minimal 2 – 3 liter permenit untuk semua jalur, pastikan perbandingan minimal lubang tanam dan air adalah 2 : 1 (perbandingan 1 : 1 untuk dataran rendah

2.   Ketentuan  Jarak Tanam

Kangkung, bayam kurang lebih 10 cm as, sawi sawian dan selada kurang lebih 20 cm as

Demikian review dari saya atas pelatihan hidroponik tingkat dasar yang diadakan paramudita community terutama pak Andrew Tang dan Tim, saya mengucapkan terima kasih sekali atas ilmu yang diberikan. Semoga mengadakan pelatihan hidroponik kembali

#Hidroponicaacademi

#Tanamajadulu

#PetaniIndonesiaHebat